Senin, 28 Januari 2019

Penentuan Wakil Indonesia Untuk APAC Predator League 2019 Di Bangkok

Waahhh…bikin sport jantung gak sih, membaca judul diatas, siapa nih yang bakal menjadi wakil dari Indonesia untuk resmi mengikuti Asia Pacific Predator League 2019 yang akan berlangsung di Bangkok bulan Februari nanti?

Mungkin saat aku sedang menuliskan tentang ini, para peserta atau orang-orang terdekat dari masing-masing peserta sedang merasa was was dan penasaran tentunya, apakah tim yang mereka banggakan akan berhasil meraih kemenangan untuk melanjutkan tandingnya di ajang turnamen esport paling spektakuler di Bangkok.

Babak Final Indonesia ini telah berlangsung selama 3 hari yaitu dimulai pada tanggal 25 – 27 Januari 2019 di Mall Taman Anggek. Tim yang bertanding dalam Final Indonesia ini adalah ada 16 tim PUBG dan ada 8 tim DOTA 2 terbaik, yang telah lolos ke babak kualifikasi. Dan nantinya masing-masing tim dari kedua game tersebut akan meraih gelar tim terbaik untuk mewakili Indonesia, yang akan melanjutkan perjuangannya di Bangkok, Thailand.


Opening Ceremonial Final Indonesia Predator League 2019 

Babak Final APAC Predator League 2019 akan diselenggarakan bulan Februari 2019 dan total hadiah yang akan diraih untuk pemenang Final di Bangkok sebesar USD 400,000 atau sekitar 6 Miliar. Waaahh…hadiah yang sangat spektakuler bukan, jadi wajar saja kalau ajang ini juga disebut sebagai turnamen spektakuler Se-Asia Pacifik. 

Kebetulan informasi mengenai Turnament Esport ini pernah aku bahas sebelumnya loh, baca juga :
Semarak Spektakuler di Ajang Kompetisi Asia Pacific Predator League 2019

Turnament Asia Pacific Predator League ini telah berlangsung dua kali dan tahun 2019 ini memasuki tahun kedua dalam penyelenggaraannya, dan konon katanya tahun ini akan lebih megah dan lebih spektakuler dari tahun sebelumnya. Dan Acer sebagai pelopor terselenggaranya turnamen esport ini, mempunyai tujuan ingin lebih meningkatkan ekosistem esport di Indonesia.

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, bahwa dalam cabang atletik esport tersebut telah membuktikan kepiawaiannya pada ajang Asean Games 2018 lalu. Oleh karenanya, Acer menciptakan produk-produknya dengan teknologi tercanggih melalui program Gaming Predator ini. Dan sudah dua tahun ini Acer lah yang mengawali terselengaranya turnamen Asia Pacific Predator League tersebut.

Turnamen gaming berskala international ini, pada 2019 ini melibatkan 16 negara Asia, yaitu : Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filliphina, Singapore, Hong Kong, macau, India, Australia, korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar dan Mongolia.
Dan tahun ini penyelenggaraan APAC Predator League akan dibuat semakin agresif lagi dalam menjangkau talenta-talenta esport di Indonesia, dengan mengadakan babak kualifikasi di 14 kota.

Ajang penentuan talenta esport ini dilakukan selama kurang lebih 2 bulan, dan saat ini sudah terpilih gamers terbaik yang akan ditandingkan kembali selama 3 hari berturut-turut di Mall taman Anggrek. Seperti yang sudah aku sebutkan di awal paragraph, bahwa ada 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 yang sedang berkompetisi untuk memenangkan posisi terbaiknya untuk mewakili tim Indonesia di Bangkok.


Keseluruhan Tim yang akan bertanding 

Dan kompetisi tersebut telah diresmikan secara langsung oleh bapak Herbert Ang sebagai Presiden Direktur Acer Indonesia, pada acara Opening Ceremonial Asia Pacific League 2019 di Mall Taman Anggrek, beberapa hari yang lalu.


Bapak Herbert Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia (dok:pri) 

Dan berikut ini adalah nama-nama dari 8 Tim DOTA 2 yang berhasil lolos dibabak kualifikasi, yaitu : Alter Ego, BOOM.ID, Rex Regum Qeon, PG. Barracx, EVOS, Aura, The Prime, HPG.Armored Project. Sedangkan untuk 16 Tim PUBG yaitu : BOOM.ID, Kocak koplak, Astaga gaming, Xgate, Royal Esport KRS, Aerowolf, Team Eight, Laouvre Emporium, Alter Ego, Victim Reality, U2G, Ghost Allience PIFF, Ghost Allience Ayres, Rival, Pixel-Geim.M.I, dan Existency.

Pada acara babak Final Indonesia yang berlangsung selama 3 hari ini, Acer juga menghadirkan Predator Thronos, yang bertengger dengan gagahnya ditengah-tengah kursi penonton para pencinta gaming. Predator Thronos ini adalah Singgasana Gaming paling mutakhir bagi para gamers kelas sultan, dan ternyata posisinya disana sudah ada dari sejak awal bulan Januari 2019.


Predator Thronos (dok : @predatorgamingindonesia)

Hhmm…sayangnya kemarin aku tidak sempat mengajak anakku untuk melihat singgasana Predator Thronos ini, karena anakku juga sering memainkan game DOTA 2 dan PUBG tersebut. Dan bagi penonton yang hadir bisa ikut merasakan langsung pengalaman serunya bermain games langsung diatas singgasana Predator Thronos loh.

Di acara Opening Ceremonial kemarin, pihak Acer juga mengundang para gamers Indonesia untuk menjadi saksi berlangsungnya pertandingan babak Final Indonesia dan pada hari terakhir kemarin bisa dengan langsung menyaksikan 2 Tim terbaik yang akan memenangkan turnamen Final Indonesia.

Pertandingan Final Indonesia tersebut, juga didukung oleh CBN Fiber sebagai penyedia koneksi internet tercepat sampai 1 Gbps, selama pertandingan tersebut berlangsung, dan juga video streaming di Dens TV. Selain menyaksikan pertandingan, para penonton juga bisa mengikuti rangkaian acara menarik lainnya seperti Cosplay Competition, Lelang produk Acer, Fighting Mini Games dan Photo Contest dengan hadiah-hadiah yang menarik.

Pemenang Wakil Indonesia Untuk Tim Terbaik 

Setelah bertanding selama 3 hari berturut-turut, akhirnya terpilihlah 2 tim terbaik yaitu Tim BOOM.ID dan Tim Aerowolf.TeamEight, untuk mewakili Indonesia bertanding di ajang turnamen spektakuler, Grand Final APAC Predator League 2019 di Bangkok, Thailand pada tanggal 15-17 Februari 2019 mendatang.


2 Tim Juara Wakil Indonesia untuk bertanding di Grand Final APAC Predator League 2019 di Bangkok

BOOM.ID keluar sebagai Juara untuk perwakilan Indonesia pada game DOTA 2, yang beranggotakan : Fbz, Fervian, Khezcute, Jhocam dan Mikoto. Yang berhasil memenangkan pertandingan sengit melawan The prime pada babak Final Indonesia, dengan skor 2:0. Dan mengalahkan The Prime untuk menduduki posisi Runner Up.

Sedangkan Aerowolf.TeamEight keluar sebagai juara perwakilan Indonesia untuk game PUBG, yang beranggotakan : AW8_EntruvNIMO, AW8_KatouNIMO, AW8_ExagonIDNIMO dan AW8_ArthurNIMO. Mereka berhasil melawan 15 tim lainnya. Yang pada akhirnya mengalahkan tim Ghose Alliance Ayres, dengan memiliki selisih skor 30 point. Aerowolf berhasil mengumpulkan poin terbanyak 131 poin serta melakukan 66 kills, sehingga mengalahkan Ghose Alliance Ayres menduduki posisi Runner Up.

Congratulation BOOM.ID & Aerowolf.TeamEight

Waaww…Congratulation untuk kedua tim yang berhasil memenangkan babak National Final Indonesia, dan semoga perjuangan kalian menuju Bangkok untuk melawan tim dari negara Asia lainnya, yaitu sebanyak 16 negara dari seluruh Asia Pacific, tidak sia-sia dan dapat membawa nama baik negara Indonesia dan membawa oleh-oleh kemenangan untuk tim Indonesia. Aamiin


1 komentar:

  1. Doa yang terbaik buat team indonesia yang akan bertarung memenangkan pedator thonos .

    Asik dan bangga menaklukan game

    BalasHapus