Rabu, 16 Mei 2018

Bonanza Bakso Daging Sapi Asli Dan Tanpa Pengawet

Bakso Bulat Seperti Bola Ping Pong...
Kalo Lewat Membikin Perut Kosong...

Dua penggal bait lagu itu mengingatkan aku sama penyanyi cilik bernama Melissa, persis nama aku kan. Yups karena ketenarannya, akhirnya aku sering dijuluki Melysa si semut semut kecil.

HHmmm….ga enak sebenarnya, malu banget. Sampe aku tuh akhirya engga mau dipanggil melysa lagi, maunya sih ganti nama, tapi akhirnya aku minta temen-temenku panggil aku dengan sebutan ely atau mely saja.

Padahal seharusnya aku bangga dong namaku samaan sama artis cilik lucu seperti Melissa…bener engga. Tapi ya sudah lah itu kan masya lalu, namanya juga anak kecil. Kalo sekarang sih semenjak jadi emak-emak malah senang dipanggil melysa, karena berasa jadi anak muda terus…hehehe.

Ehhh….ko jadi kemana-mana ceritaku, intinya sih aku mau bercerita tentang si BAKSO BULAT. Kenapa ya bakso ko selalu bulat, kenapa ga kotak atau segitiga gitu bentuknya sekali-kali, buat menarik perhatian pembeli. Unik loh kalo bentuk baksonya beda dari yang lainnya, ya kan.

Soalnya di jaman sekarang ini, para penjual makanan banyak yang menjual keunikan makanannya. Tapi maaf nih urusan rasa, menurutku sama aja sih. Beda dengan jaman dulu, kalo dulu para penjual makanan benar-benar mengutamakan cipta rasa masakan ciri khasnya sendiri.

Sama seperti Bakso produksi PT. Great Giant Livestock (GGL) yang baru di launching beberapa hari yang lalu. Bersama teman-teman blogger lainnya aku berkesempatan mencicipi untuk pertama kalinya bakso dengan nama brand BONANZA.


Kemasan Bakso Bonanza (dok.pri)

“Bakso Bonanza merupakan bakso yang terbuat dari 84% daging sapi murni atau 100% daging sapi asli tanpa adanya tambahan daging lainnya, dan tentunya tidak mengandung pengawet atau boraks”, ujar Dayu Ariasintawati selaku Direktur Manager PT. GGL yang aku temui dalam launching Bakso Bonanza pada tanggal 9 Mei 2018.


Dayu Ariasintawati (Direktur Manager PT. GGL) 

Nah memang itu lah yang terpenting menurutku, permasalahan bakso yang mengandung boraks dan tambahan daging lainnnya atau ketidakhalalannya yang sangat mengkhawatirkan kita sebagai penyuka bakso. 

Karena dulu sempat tersebar kabar ada bakso yang terbuat dari daging tikus dan bakso yang mengandung boraks. Berita itu cukup membuat aku shock dan akhirnya beberapa bulan sempat parno untuk makan bakso lagi.

Tentunya hal tersebut mengakibatkan sepinya para pembeli bakso dan berpengaruh pada penghasilan si abang penjual bakso atau pabrik yang memproduksi bakso.

Padahal tidak semua loh pedagang bakso melakukan tindakan curang seperti itu, karena itu hanyalah perbuatan oknum-oknum tertentu, untuk mencari keuntungan yang lebih besar.

Lain halnya dengan Bakso Bonanza, kenapa aku berani mengatakan kalo bakso ini tidak mengandung boraks. Karena saat mengunyah dagingnnya, terasa sangat mpuk atau tidak terlalu kenyal, serta rasa daging sapinya berasa banget. Menurut info dari BPOM, rasa bakso yang terlalu kenyal itu lah yang mengandung boraks.

Namun menurut penjelasan seorang Ahli Gizi yang turut hadir dalam launching tersebut yaitu ibu Emilia E. Achmadi mengatakan bahwa “kebutuhan nutrisi dari daging sapi di Indonesia sangat tinggi, karena berdasarkan keterangan dari Mentri Perdagangan bapak Enggartiasto Lukito pada tahun 2017, ternyata tingkat konsumsi daging sapi di Indonesia masih sangat rendah yaitu 2.9kg/kapita/tahun. Penyebabnya diakibatkan oleh rasa kekhawatiran orang-orang Indonesia tentang adanya campuran boraks dan tambahan daging lainnya, serta adanya sebagian orang yang sedang melakukan program diet dengan aturan tidak mau makan daging sapi.”


Emilia E. Achmadi (Ahli Gizi) 

Nah sama dong dengan rasa kekhawatiran aku beberapa tahun yang lalu tentang bakso. Tapi sekarang sih aku sudah mulai move on dari rasa khawatir itu, karena dengan seringnya aku mengikuti informasi dari BPOM, aku jadi tahu cara membedakan makanan yang mengandung boraks atau tidak.

Sedangkan untuk orang-orang yang sedang melakukan program diet, menurut ibu Emilia seharusnya tidak harus sama sekali tidak mengkosumsi daging sapi, karena walaupun seseorang tersebut sedang diet, tetap membutuhkan sumber protein yang didapatkan dalam daging sapi dengan cukup atau tidak berlebihan. 


Filosofi Bakso (dok.pri)

Kembali lagi tentang bakso Bonanza, ibu Dayu juga menjelaskan bahwa daging sapi ini berasal dari peternakan Great Giant Food yang telah terjamin kehigienisannya.

Pemberian makanan untuk ternaknya yaitu dari ampas nanas, dimana nanasnya juga berasal dari perkebunan GGF itu sendiri, sebagai produsen pengolahan nanas terbesar no 2 di Dunia.

Selain itu sebagai pengelola ternak GGF juga menjaminkan bahwa pemotongan hewan ternaknya dilakukan dengan baik dan benar mengikuti standar kesehatan dan keagamaan orang-orang di Indonesia. Jadi Daging Sapi Murni Bonanza terjamin kualitasnya dan yang pasti sudah mempunyai sertifikat halal MUI.

Great Giant Foods merupakan grup yang yang bergerak dalam bidang Peternakan, Perkebunan, Pengolahan buah-buahan dan Animal Protein, dibawah naungan Gunung Sewu.

Praktek pengolahan produksinya menerapkan sistem Sustainable Integrated Farming And Production, dengan visi memberikan alternatif produk terbaik kepada konsumen.

Nah besok kan udah mulai sahur nih, kebetulan aku juga sudah mempunyai stock Bakso Bonanza, jadi ga perlu khawatir buat persiapan makan sahur nanti.

Bakso ini dimasak dengan cara apapun rasanya tetap enak loh, saat acara launching kemarin aku sudah mencicicpi semua baksonya dengan berbagai macam cara penyajian.

Selain ada yang direbus, baksonya ada juga yang digoreng dan dibakar loh, pokoknya semuanya enak. Karena seperti yang sudah aku jelaskan diatas, rasanya pas dan mpuk banget.

Rencananya buat besok sahur aku mau bikin mie goreng rebus plus bakso Bonanza yang di goreng. Hhhmmm….baru membayangkan saja perutku udah kriuk kriuk nih….hehehe.
This entry was posted in

15 komentar:

  1. bakso enak... bakso sehat... bakso halal... aku suka bakso bonanza, daging sapinya berasa banget ❤️

    BalasHapus
  2. Tulisannya jadi membuat saya memikirkan "menu ala bonanza apa yg cocok buat buka puasa nanti ya?"
    Bonanza aku suka aku suka.
    Dr acara smpe sekarang masih inget rasa dagingnya yg khas ��������

    BalasHapus
  3. Baksonya ga bikin eneg & khawatir.. Berasa pula dagingnya.. Baru kali ini sy brani nyetok byk.. 😁

    BalasHapus
  4. Mau makan mie rebus atau goreng sama enaknya. Indomie sahabat di kala bangun kesiangan saat sahur

    BalasHapus
  5. Enak ya mba kandungannya lengkap klo bsnyak daging sapi, jadi kepingin coba next mau beli

    BalasHapus
  6. Udah pernah nyobain. Ini baksonya juara banget. Dagingnya itu lho berasa banget.
    Bonusnya ga perlu khawatir dengan berbagai zat-zat ajaib yang bikin parno itu. Hahha

    BalasHapus
  7. Aku paling suka bakso mbak... Alhamdulillah udah ada Bonanza beef bakso.yang aman ya... Ini udah dijual di minimarket kah...?

    BalasHapus
  8. Ih aku kok belum nemu ya di supermarket dekat rumah. Penasaran rasanya yang daging banget. Worth the price.

    BalasHapus
  9. Sampai sihkarang belum nemu... Mesti beli dimana nih baso enak ini :) kepengen coba juga saya dan keluarga.

    BalasHapus
  10. Kemarin aku ke superindo trus nemu bakso ini. Karena banyak di infoin sama temen Blogger akhirnya aku cobain. Rasanya enak banget ih, empuk, dagingnya berasa banget

    BalasHapus
  11. Setuju banget. Bakso Bonanza memang enak. Aku udah nyobain jg dan ketagihan.

    BalasHapus
  12. Mbak Mel.. kamu udah nyoba bikin bakso bakarnya lom? Kalau udah post resepnya dunk..pengen ih ngintip resepnya

    BalasHapus
  13. Ga bosen deh sama bakso , jadi pengen coba makasih info nya Ten any bakso sehat

    BalasHapus
  14. Bakso favoritku nih kaka.m
    Dibuat capcay, tumis, kuah, goreng, bakar. Semuanya enakkk

    BalasHapus
  15. Bakso ini enak ya. Beneran daging sih, empuk tapi ga terlalu kenyal, empuknya daging. Kalau buat jadi bahan bakso sendiri enak banget

    BalasHapus