Minggu, 19 November 2017

Kesuksesan Para Leader K-Link Menyambut Kemeriahaan HUT K-Link Indonesia Ke 15

Alhamdulillah adalah kata pertama yang harus aku ucapkan saat ini, karena mendapatkan kesempatan untuk hadir dihari yang dianggap sakral bagi suatu perusahaan. Pada hari Minggu, tanggal 12 November 2017 aku bersama teman-teman blogger lainnya di Undang untuk hadir dihari Ulang Tahun K-Link Indonesia yang ke 15, Yeeeaaayyy….Selamat ulang tahun Klink Indonesia, sukses terus dan semakin berkembang dalam usahanya…Aamiin.

Pemotongan Kue Oleh Para Pemimpin K-Link (dok. K-Link) 

Sebenarnya sudah lama kabar ini aku dengar dan aku mengharapkan sekali untuk bisa menjadi salah satu blogger yang terpilih untuk ikut acara di hari ulang tahunnya. Terimakasih untuk Mitra Branding Communication Indoblognet yang telah memberikan kesempatan ini, untuk yang kesekian kalinya mengikut sertakan aku dalam event Klink Indonesia.

Alasan utama kenapa aku ingin sekali ikut dalam perayaan ulang tahun K-Link karena aku sebagai salah satu membernya juga, tentunya ingin ikut serta menyaksikan kemeriahan acaranya. Sudah terbayang dong ada ratusan member K-Link yang bakalan ikut memeriahkan dihari pentingnya K-Link Indonesia yang berlangsung di Sentul International Convention Center. Kok jauh banget yah sampe harus ke daerah Sentul, karena emang ternyata gedungnya sangat besar dan luas, sehingga cukup untuk menampung ribuan orang.

Suasana Gedung Sentul International Convention Center (dok. K-Link) 

Benar saja saat dalam perjalanan menuju tempat meeting point, aku bersama blogger lainnya yang mau berangkat bareng ke Sentul International Convention Center (SICC), kebetulan aku melewati Gedung K-Link yang terletak di Jl. Gatot Subroto. Disana sudah terlihat banyak sekali member K-Link, dengan memakai kaos warna kuning, dan ada lebih dari 2 Bis yang akan mengantarkan mereka ke SICC.

Sesampainya di SICC, aku terpesona melihat betapa banyaknya member-member yang berbaju kuning yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ada perasaan bangga dan seru menjadi salah satu membernya, karena ini adalah pengalaman langka buat aku. Ternyata para member dan leader K-Link di seluruh Indonesia sangat ramah-ramah, dengan berbagai macam ciri khas bahasa dan logat dari daerahnya masing-masing.

Sebagian dari mereka ada beberapa yang memakai pakaian resmi berwarna hitam seperti Blazer untuk laki-laki dan perempuan. Aku jadi berfikir mungkin itu lah yang membedakannya, antara member biasa dan member yang sudah mempunyai Jabatan atau Leader. Tapi keramahan mereka semua sama, dan aku merasa bertemu dengan keluarga sendiri saat ada beberapa orang ibu-ibu yang berbicara dalam bahasa sunda, karena Sunda atau Jawa Barat adalah daerah dimana aku dilahirkan.

Kemudian tepat di Jam 13.00 acara pun dimulai. Diawal acara ditampilkan beberapa macam tarian tradisonal dari berbagai daerah di Indonesia, dan tentunya tarian dan nyanyian dari Malaysia pun ada. Tempat dimana berawalnya perusahaan K-Link berdiri. Lalu ada sambutan dari beberapa Leader K-Link dan tentunya sambutan dari Presiden Direktur K-Link Indonesia yaitu Dato DR. HM. D. Radzi Saleh.

Pidato Dato Radzi Saleh (dok. K-Link) 

Dalam pidatonya yang sangat berapi-api tersebut, yang ditujukan untuk menyemangati para member Klink, beliau mengatakan bahwa “Seorang member K-Link harus tangguh dan percaya diri dalam menjalankan bisnisnya dalam K-Link, dan bisa menjadi Entrepeuneur yang handal dengan penghasilan diatas rata-rata, jangan menyerah sebelum berjuang karena sejatinya para member ini adalah para pejuang yang ingin merasakan kesuksesan untuk mensejahterakan keluarga” pernyataan tersebut sesuai dengan Misi dan Visi K-Link bahwa bisnis dalam K-Link memberikan Solusi untuk Sehat dan Sukses.

Usia 15 tahun merupakan usia remaja bagi seorang anak manusia, dan di usia ini lah proses perkembangan untuk menentukan arah dan tujuan hidup seorang manusia. Begitu pun halnya untuk suatu perusahaan, diusianya yang ke 15 tahun ini K-Link Indonesia menunjukkan perkembangan bisnisnya melalui produk-produknya yang berkualitas.

Namun ada beberapa produk yang sudah menjadi best seller dari awal berdirinya K-Link di Indonesia. Sebagian dari produk-produk K-Link udah pernah aku ulas di link dibawah ini.


Sebagai perusahaan Multilevel Marketing bersyariah selama 15 tahun ini K-link sangat peduli terhadap member-membernya. Sampai sekarang member yang tergabung sebanyak 700 orang, dan yang sudah mendapat 3 gelar tertinggi diantaranya ada 334 Crown Ambassador, 32 Senior Crown Ambassador dan 11 Royal Crown Ambassador.

Jenjang Karier dalam K-Link dimulai dari : Member, Senior Member, Supervisor, Asistant Manager, Manager, Sapphire Manager, Ruby Manager, Emerald Manager, Diamond Manager, Crown Manager, Crown Ambassador, Senior Crown Ambassador dan yang paling tinggi Royal Crown Ambassador.

Untuk seorang member jika ingin mencapai 3 level tertinggi diatas, maka hal yang perlu diperhatikan adalah :

1. Crown Ambassador
Untuk mencapai level Crown Ambassador adalah jika member sudah berada di level Emerald Manager kemudian membantu 12 orang didalam organisasi bisnis (jaringannya) menjadi Emerald Manager, maka berhak mendapatkan gelar Crown Manager dan mempunyai potensi penghasilan kurang lebih 50 juta/bulan dan bisa dicapai biasanya dalam waktu 2 – 5 tahun, tapi tidak ada batas untuk mencapai peringkat ini.

2. Senior Crown Ambassador
Untuk mencapai level Senior Crown Ambassador adalah member yang berada di lever Emerald Manager yang membantu 14 orang didalam organisasi bisnis (jaringannya) menjadi Emerald Manager, maka berhak mendapat gelar Senior Crown Ambassador dan mempunyai potensi penghasilan lebih dari 100 Juta/bulan, dan tidak ada batas juga untuk mencapai peringkat ini

3. Royal Crown Ambassador
Sedangkan untuk mencapai level Royal Crown Ambassador adalah jika member berada dalam level Emerald Manager yang sudah membantu 17 orang didalam organisasi bisnis (jaringannya) menjadi Emerald manager, maka berhak mendapat gelar Royal Crown Ambassador, dan mempunyai potensi penghasilan mencapai 200 Juta/bulan sampai tak terhingga. Untuk mencapai peringkat ini juga tidak ada batasan apapun.

Nah sudah jelas bukan, bagaimana K-Link membimbing setiap para membernya untuk sukses dalam membangun kariernya. Oleh sebab itu selain memperingati hari Ulang Tahunnya, K-Link Indonesia juga sekaligus mempersembahkan program barunya yaitu program tentang Digital Marketing.

Dalam pidatonya Dato Radzi Saleh juga memotivasi para Leader untuk bisa menjalankan program barunya tersebut, tentunya untuk para leader atau member yang berminat di dalam bisnis online. Karena di Indonesia market online ini sudah semakin luas dan secara pribadi beliau ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bisa menjadi sukses tidak hanya di dalam ranah negerinya sendiri, akan tetapi bisa untuk mencapai kesuksesan juga diluar Indonesia.

Perayaan hari ulang tahunnya ini juga sekaligus merupakan Launching Program Online berupa Aplikasi K-Link Commers, yang bisa di download di Playstore. Tujuan pembuatan aplikasi ini, karena K-Link ingin memberikan kemudahan untuk para customer untuk berbelanja secara online dengan proses transaksi yang mudah, cepat dan nyaman serta bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Aplikasi K-Link Commerce 

Kemudian kemeriahan dalam acara ini juga sekaligus memberikan apresiasi untuk para member yang berprestasi dan menobatkan gelar bagi member yang ada diposisi Emerald Manager untuk menjadi 3 level tertinggi yaitu Crown Ambassador (CA), Senior Crown Ambassador (SCA)  dan Royal Crown Ambassador (RCA)  terbaru untuk periode tahun 2017–2018Waahhh selamat ya untuk semua para leader-leader suksesnya Klink Indonesia.

Para CA, SCR dan RCA Baru (dok. K-Link) 

Bagi teman-teman yang mau tau seperti apa sih kemeriahan perayaan Ulang Tahunnya K-Link Indonesia, yuk simak video dibawah ini ya



Pengalaman Aku Menggunakan Produk K-Link Indonesia

Sekarang aku akan mengulas tentang beberapa produk K-Link yang sudah pernah aku coba. Sebagian produknya ada beberapa yang sudah aku review, seperti contoh link dibawah ini adalah tentang produk K-VIT C yang baru saja Launching beberapa waktu yang lalu


Untuk produk lainnya, aku akan memaparkan sedikit tentang pengalamanku yang sedang memakai produk kewanitaan K-Link Indonesia. Dalam hal ini aku jadi teringat pada salah satu pidatonya Dato Radzi Saleh yang udah sering kali diucapkan di setiap event K-Link yang aku ikuti.

Dato Radzi Saleh sangat memperhatikan kaum wanita di Indonesia, hal ini dibuktikan dengan adanya kesejahteraan bagi setiap membernya yang tergabung dalam Leader Beauty Club, jadi selain ada solusi sehat dan solusi sejahtera, beliau juga membuat program untuk Solusi Cantiknya para member di Indonesia.

Berikut mengenai produk kecantikan yang aku pakai yaitu produk K-Link Citra Beaucare Skin Care, yang terdiri dari 3 produk, dan ini lah beberapa langkah perawatan kulitku saat menggunakan ke 3 produk tersebut :

1. Klink Citra BeauCare Day Cream
Untuk perawatan siang hari aku memakai Citra Beaucare Day Cream, Cream ini berguna untuk melindungi kulit wajahku dari paparan sinar matahari UVA dan UVB, karena mengandung whitening vitamin C yang dapat mencerahkan kulit dan terdapat juga kandungan Jojoba oil yang dapat melembabkan dan melembutkan kulit. Kelebihan lainnya dari produk skin care ini tidak membuat kulit wajahku berjerawat, hal ini yang paling aku suka dan merasa cocok untuk terus memakainya

2. Klink Citra BeauCare Facial Foam
Perlu diketahui sejak tinggal di Jakarta yang cuacanya sangat panas, untuk membersihkan wajah aku selalu memakai Facial Foam, namun tidak semua merk facial foam cocok di kulit wajahku, karena kulitku ini cenderung kering dan berminyak. Tapi ketika aku mencoba untuk memakai Citra BeauCare Facial Foam ini, kulitku terasa lembut sekali kayak kulit bayi, karena sabun pembersih ini mengandung vitamin C dan Aloe Vera yang berfungsi sebagai moisturizer yang dapat melembabkan dan mencerahkan kulit

3. Klink Citra BeauCare Night Cream
Pada saat perawatan di malam hari, biasanya aku malas untuk melakukannya, karena maunya tuh tidur dalam keadaan wajah bersih tanpa ada make up atau cream yang menempel. Tapi aku mau tetap mencoba untuk memakai cream ini, dan ternyata kulit wajahku terasa tidak lengket loh, seperti kita tidak sedang memakai cream wajah. Kulitku menjadi terasa lembab, halus dan tidak lengket.


Produk Perawatan Kulit Wajah K-Link 

Tentang Pembalut K-Sophie

Kemudian untuk perawatan organ kewanitaannya, aku juga mencoba Pembalut K-Sophie, alasannya karena sebagai blogger tentunya aku selalu duduk berjam-jam saat sedang mengerjakan tulisan, kalo sedang haid otomatis akan merasa tidak nyaman duduk berlama-lama.

Tapi setelah aku mencoba pembalut K-Sophie ini, aku merasa nyaman-nyaman saja duduk lebih dari 2 jam, ini disebabkan karena lapisan luarnya lembut dan sangat mudah diserap, jadi permukaannya tetap kering dan tentunya tidak berbau.

Produk Pembalut Untuk Perawat Kewanitaan 

Hal penting lainnya, pembalut ini juga bisa mencegah kita dari penyakit Kanker Servick loh, karena kandungannya merupakan formulasi special herbal alami yaitu yang disebut kandungan Enzim Protis (enzim yang telah dipatenkan). Enzim ini bermanfaat untuk menguraikan protein dalam darah, sehingga akan mengurangi resiko timbulnya jamur dan bakteri serta mencegah peradangan pada area kewanitaan. 

Jadi pembalut ini sangat aman sekali untuk organ kewanitaan kita, karena jika kandungannya terbuat dari bahan-bahan kimia seperti adanya zat klorin yang banyak ditemukan pada pembalut lainnya, maka bisa menyebabkan gatal-gatal dan menimbulkan peradangan pada kulit. Kenapa aku menyatakan bahwa pembalut K-Sophie ini aman, karena hal ini telah teruji secara klinis oleh Badan Pengawasan SGD di Taiwan.

Oke sampai disini dulu ya ceritaku seputar perayaan ulang tahun Klink Indonesia dan penjelasan tentang produk-produknya. Setelah mencoba beberapa produknya membuat aku semakin yakin bahwa bisnis dalam K-Link memang merupakan bisnis yang difokuskan untuk menjual produk dan sesuai dengan landasannya yang bersyariah.

Praktek Money Game dalam Multilevel Marketing di Klink Indonesia tidak terbukti, karena bisnis ini adalah bisnis bersih dan murni berdasarkan penjualan produk-produk yang diunggulkannya. 

Dan sudah seringkali kali aku jelaskan juga, bagi yang penasaran mengenai cerita lengkapnya tentang produk-produk Klink ini silahkan mampir ke websitenya di www.k-net.co.id atau teman-teman sekarang sudah bisa download aplikasi KLINK COMMERS di Playstore.

Semakin mudah bukan untuk membeli produk klink sekarang, dan kalo teman-teman mau dapat discount lagi sebesar 20% setiap pembelian produk-produknya, bisa gabung menjadi membernya di DISINI

Oke semoga tulisan ini bermanfaat ya, kalo ada yang mau ditanyakan tentang produknya, silahkan tinggalkan pertanyaannya di kolom komentar dibawah ini…..Terimakasih.

Rabu, 15 November 2017

Ada Banyak Keseruan Di Hari Ulang Tahun Hotel Marina Ancol Yang Ke 9

Yeesss again....Untuk yang ke 2 kalinya aku menginjakkan kaki ke Hotel Aston Marina Ancol. Wah ternyata hotel ini bukan hotel bintang 4 yang selalu menunjukan kesan eksklusif ya . Padahal tamu-tamu yang menginap kebanyakan orang-orang Arab atau tamu-tamu dari mancanegara. Saat pertama kali aku diundang ke eventnya pada bulan Agustus lalu, hotel ini selalu menampilkan keramah-tamahan suasana.

Informasi tentang Hotel Aston Marina Ancol, aku sudah pernah menuliskanya di blog ini beberapa waktu yang lalu. 

Baca juga : Cerita Dibalik Betawi Dalam Lukisan

Di event yang kedua kalinya ini juga terbuka untuk umum, jadi masyarakat sekitar pun bisa ikut serta menikmati keseluruhan acaranya. Termasuk aku dan teman-teman blogger lainnya yang kebetulan diberi kesempatan oleh Komunitas Blogger Cihuy untuk hadir pada tanggal 10 November 2017 di acara peresmian event Kemeriahan Ulang Tahun Aston Marina yang ke 9 tahun. Sebetulnya sih Hari Ulang Tahun Hotel ini tepatnya tanggal 30 Oktober 2017



Ternyata Hotel Aston Marina baru berumur 9 tahun ya, aku pikir sudah belasan atau puluhan tahun. Karena menurutku nama Aston Marina Ancol ini sangat melekat sekali, seperti hotel yang sudah berdiri puluhan tahun malah Sebelum aku hijrah ke Jakarta nama Aston Marina Ancol ini sudah sangat populer dimana-mana. Hal ini menggambarkan pada situasi saat kita mengenal teman baru seakan-akan sudah kenal bertahun-tahun ya.

Mungkin ini disebabkan karena suasana lobbynya yang asik dan akrab serta pelayanan para karyawan-karyawannya juga baik dan ramah. Hal ini juga ditunjukan oleh sikap Bapak Poundra Hanutama sebagai Marketing Communication Manager Hotel Aston Marina Ancol. Selain itu dalam setiap penyelenggaraan evennya selalu melibatkan para pengurus keamanan di wilayah hotel tersebut.

Dalam memperingati hari Ulang Tahunnya ini, yang berlangsung selama 3 hari, dimulai dari tanggal 10–12 November 2017, Hotel Aston Marina Ancol menyelenggarakan bazaar-bazaar yang mengusung tema “I Love Local Product”.

Bazaar ini diselenggarakan diarea Lobby Hotel, baik di area dalam dan diarea luar lobby. Lebih istimewanya lagi, produk-produk yang dijual sesuai dengan tema acara, yaitu menjual berbagai macam produk lokal unggulan dan juga produk dari usaha sampingan karyawannya. Waaww…terbukti kan, sangat kekeluargaan sekali memang hotel ini, seperti yang aku bilang baru masuk lobbynya saja suasananya sangat homey sekali.

Selain itu ada juga beberapa bazaar yang diundang pihak Hotel seperti Usaha Kecil Menengah (UKM) asuhan Inacraf dan Kawula Muda. Mereka semua turut meramaikan kemeriahan perayaannya. Kebetulan acara-acara yang akan berlangsung pun berhubungan dengan produk-produk lokal budaya Indonesia.


Stand Baju Batik Tulis
Kain Batik Tulis 
Dihari pertama acara berlangsung, saat aku memasuki lobby suasannya sudah ramai sekali, para tamu undangan sudah mulai memadati ruangan lobby, dan disekitarnya ada beberapa orang ibu-ibu berkebaya sedang membatik dengan memakai media canting batik tulis, sepertinya mereka memang sudah terbiasa membatik kali ya, terlihat dari kerapihan dan kelancaran mengukirnya diatas kain putih yang sudah disediakan.


Workhop Membatik 

Workshop Membatik 

Masih cerita dihari pertama perayaan, ternyata pada siang harinya ada perlombaan menghias Cupcake atau Decorating Cake yang di sponsori oleh Pondan, tapi sayangnya aku tidak bisa menyaksikan perlombaan itu. But Its Okay…acara-acara pada malam harinya juga cukup menghibur suasana hati yang sedang melow…eh ko jadi curhat, heheh.

Setelah jalan-jalan sambil melihat-lihat bazaarnya, tepat jam 7 malam acara pembukaannya dimulai, dengan dihadiri oleh Presiden Manager Hotel Aston Marina Ancol Bapak Ahmad Nur Ardan, dan beberapa pihak dari keamanan wilayah hotel yaitu perwakilan
dari Kepolisian, Kelurahan, Kecamatan dan lain-lain. Pembukaan ini di simboliskan dengan pemotongan Tumpeng oleh Bapak Ahmad Nur Ardan. 


Ahmad Nur Ardan

Persiapan Pemotongan Tumpeng 

Potongan Tumpeng dibagikn untuk perwakilan pengawasan wilayah hotel
Kemudian acara dilanjutkan dengan Fashion Show karya Ethys Mayoshi, yang menampilkan karya Batik Gobang. Desainnya sangat kontemporer sekali, kain batik sebagai ciri khas budaya Indonesia dari jaman dulu, ditampilkan dengan sangat modern dan elegant. Hal inilah yang aku suka disetiap evennya yang selalu menonjolkan kebudayaan Indonesia dan hasil karya anak bangsa.


Batik Gobang Karya Ethys Mayoshi

Batik Gobang Karya Ethys Mayoshi

Batik Gobang Karya Ethys Mayoshi 

Setelah berlangsungnya fashion show tersebut, maka berakhir juga rangkaian acara dihari pertama perayaan Ulang Tahun Hotel Aston Marina Ancol. Namun seperti yang aku bilang, keesokan harinya ada acara Cooking Class yang di sponsori oleh Forvita dan Kokita. Mengundang serta para tamu yang gemar memasak atau baru belajar memasak untuk mengikuti lomba memasak Chicken Bomb dan Sate Lilit.


Wiihh...tambah seru kayaknya, selain itu para pengunjung juga bisa merasakan berbagai macam sampling dari beberapa brand yang ikut memeriahkan acara tersebut, seperti Oreo, Pondan, Indocafe, Jolly Time, Inaco dan lain-lain. Wah seandainya aku bisa datang dihari kedua dan ketiga, bisa borong banyak makanan nih.

Kemudian diantara bazaar tersebut juga ada Coffee Clinic dari Javabika dengan menghadirkan ahli kopi yang akan memberikan penjelasan dan pemahaman tentang kopi. Bagi pengunjung yang akan membeli kopi diberikan discount sebesar 20% selama acara berlangsung. 

Oh iya selain Cooking Class juga ada Beauty Class turut serta memeriahkan dihari kedua dan ketiga yang di sponsori oleh Martha Tilaar dari Puspita Martha dan Aubeau. Bukan saja pengunjung loh yang bisa mengikuti workshop ini, para pegawai hotelnya juga dimanjakan untuk bisa mengikuti workshopnya. Hhmm…bahagianya jadi karyawan Hotel Aston Marina Ancol ya.

Happy Birthday Aston Marina Ancol semoga tetap berjaya, sukses dan semakin berkembang serta bisa terus menjadi pelopor untuk mengembangkan karya-karya kebudayaan Indonesia. 


Senin, 13 November 2017

Waspada Terhadap Bahaya OBESITAS Dan Tips Menghindari OBESITAS

Mendengar kata OBESITAS membuat aku stres, karena takut terhadap bahaya penyakit yang disebabkannya. Mulai dari penyakit Diabetes, Jantung, Stroke, Kanker dan Hipertensi. Mengerikan ya, tapi jujur saja, setelah punya suami dan punya anak susah banget untuk mengurangi berat badan. Bahkan setelah melahirkan pun berat badan ku turunnya sedikit

Niat sih ada untuk mencoba merubah pola makan dan mengatur pola hidup sehat, tapi untuk prakteknya susah banget. Soalnya aku tuh agak parno untuk diet, karena dulu aku pernah dirawat 9 hari di Rumah Sakit disebabkan oleh Pola Diet yang salah. Bayangkan saja berat badanku turun dari 55kg ke 45kg dalam waktu kurang lebih 2 bulan.

Mau tau pola makan dietku pada saat itu gimana? 
Oke aku mau cerita sedikit aja ya, biar temen-temen tidak melakukan kesalahan yang sama seperti aku…..

Pada saat itu usiaku masih sekitar 18 atau 19 tahun, tentunya pengetahuanku tentang pola makan atau diet yang benar masih minim. Jadi apa yang aku makan atau caraku berdiet waktu itu tidak sesui dengan aturan yang benar.

Awalnya saat itu aku mendengar kabar tentang seorang artis penyanyi, yang melakukan diet dengan cara tidak mengkonsumsi nasi. Lalu aku mencoba untuk melakukan itu, awalnya susah namun lama-lama menjadi terbiasa dan hal ini terus berlangsung lebih dari 1 bulan. Sesekali sih aku suka makan nasi tapi hanya 1 kali dalam seminggu dan itupun porsinya Cuma sedikit.

Singkat cerita setelah berselang 1 bulan lebih aku mulai merasa sering lemas dan sering merasa pusing kepala, sampai suatu waktu pada saat bangun tidur pagi, kepalaku sakit banget dan berat serta perutku mual, aku pikir mungkin magg ku kambuh tapi setelah minum obat ga ada perubahan, malah badanku tambah drop, lalu dibawalah aku ke rumah sakit.

Setelah diperiksa ternyata trombositku turun drastis, dan akhirnya mengharuskan aku dirawat diruang UGD karena aku sempet koma selama 1 hari. Aaaahhh…pokoknya kalo mau diceritain masih panjang kali lebar, jadi kejadian itu cukup membuat aku shock dan tidak mau mencoba diet lagi.

Oleh sebab itu sekarang aku ingin mencari cara lain untuk mengurangi berat badan tapi tidak harus diet. Dan kebetulan sekali pada tanggal 7, hari Selasa kemarin aku diundang oleh komunitas Blogger Crony untuk menghadiri seminar hari Obesitas Se-Dunia yang diselenggarakan di Hotel Harris Kelapa Gading. Seminar ini mengusung tema Cegah OBESITAS melalui GERMAS.


Para Narasumber

Selain tema yang cocok, Narasumber yang hadir pun merupakan pakar untuk Diet sehat. Wah pokoknya kebetulan banget deh, ilmu ini yang sedang aku cari selama ini. Oh iya, di blog ku beberapa waktu yang lalu juga pernah bahas tentang bahan-bahan makanan alami yang terbuat dari sayuran dan jenis-jenis sayuran yang bagus untuk kesehatan, kayaknya nyambung banget deh dengan tema judul yang ini.

Baca juga : “Back to Nature” Tantangan Pola Hidup Sehat Dalam Diskusi Asian Pacific Food Forum

Kajian Seminar Cegah Obesitas

Menurut Ibu Lily S. Sulistyowati, MM yaitu Direktur P2PTM Kemenkes RI, menyatakan "bahwa obesitas di Dunia meningkat dua kali lipat sejak tahun 1980, pada tahun 2014 lebih dari 1.9 miliar orang dewasa di usia 18 tahun keatas mengalami kelebihan berat badan dan 600 diantaranya mengalami Obesitas." Aku pikir kelebihan berat badan dan Obesitas itu sama, ternyata ada sedikit perbedaan ya.

Jadi menurut WHO, Obesitas merupakan penumpukan lemak berlebih yang diakibatkan dari ketidakseimbangan asupan energi dengan energi yang digunakan dalam waktu yang lama. Sedangkan cara untuk mengukur apakah berat badan kita sudah termasuk obesitas atau tidak, bisa dilihat dari ukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu indeks sederhana dari berat badan terhadap tinggi badan yang digunakan untuk mengklasifikasikan kelebihan berat badan dan obesitas pada orang dewasa.

IMT juga bisa didefinisikan sebagai ukuran berat badan dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter (kg/m2). Sebagai contoh Berat Badan aku saat ini sekitar 78 kg dan Tinggi Badan aku 165 m, cara perhitungannya sebagai berikut :

Tinggi Badan (165 m) = 1,65 x 1,65 = 2,7225
Berat Badan (78 kg) = 78 : 2,7225 = 28.7 ( Obesitas 1 )

Menurut klasifikasi WHO, rata-rata berat badan di kategorikan sebagai berikut : 

Berat badan kurang ( Underweight) < 18,5
Berat badan normal 18,5 – 22,9
Kelebihan berat badan (Overweight) ada 2 tipe :
Obesitas 1 = 25 – 29,9
Obesitas 2 = > 30

Dengan mengacu pada data diatas, berat badanku ada di taraf obesitas tahap 1, waduh berarti ini sudah berada ditaraf peringatan untuk menurunkan berat badan. Karena seperti yang sudah aku jelaskan diatas, aku takut terhadap beberapa Penyakit Tidak Menular (PTM) yang disebabkan oleh Obesitas tersebut.

Menurut penjelasan Ibu Diah dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), bahwa penyebab dari Obesitas itu sendiri adalah karena teknologi yang membuat sebagian orang pada saat ini malas untuk bergerak, selain itu faktor makanan berlebihan juga bisa menjadi penyebab, sementara energi yang dikeluarkan hanya sedikit, jadi tentu saja terjadi adanya ketidak seimbangan diantara keduanya.


Ibu Diah

Dalam hal ini GERMAS mengajak mayarakat untuk melakukan pola hidup sehat, dengan melakukan kegiatan sebagai berikut :

• Melakukan aktivitas fisik
• Mengkonsumsi sayur dan buah
• Tidak merokok
• Tidak mengkonsumsi alkohol

Akan tetapi Germas lebih memfokuskan pada pola makan yang benar seperti konsumsi sayur dan buah setiap hari, melakukan pemeriksaan kesehatan setiap 6 bulan sekali atau 1 tahun sekali dan melakukan aktifitas fisik setiap hari.

Berikut penjelasan mengenai konsumsi sayur dan buah yang dijelaskan oleh Dr. Rita Ramayulis DCN, MKes sebagai Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia dan juga sebagai penulis buku menu sehat. Menu sehat adalah susunan hidangan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan tubuh secara seimbang. Dimana zat gizi tersebut dibagi 2 yaitu : Zat gizi makro dan zat gizi mikro.


Dr. Rita Ramayulis 

Zat gizi makro terdiri dari, Karbohidrat, Protein, Lemak dan Air sedangkan Zat gizi mikro terdiri dari Vitamin dan mineral. Untuk kalori yang masuk ke dalam tubuh kita normalnya adalah 400 kalori yang terisi dari sayuran dan buah. Piring model T yang disarankan ibu Rita yaitu terdiri dari 2 macam sayuran, nasi dan lauk pauk.


Contoh Piring model T

Lalu hindari makanan gorengan apalagi gorengan atau masakan yang digoreng dengan memakai minyak yang dipanaskan lebih dari 20 menit atau minyak yang menimbulkan asap saat menggoreng, karena hal ini dapat menimbulkan zat karsiogenik yaitu zat baru penyebab penyakit kanker.

Berikut adalah beberapa protein dari mulai yang Rendah, Sedang dan tinggi lemak, yaitu :

  1. Protein Rendah : Ikan, Udang dan Ayam ( mengandung kurang lebih 7g protein dan 2g lemak)
  2. Protein Sedang : Daging merah dan Telur ( mengandung kurang lebih 7g dan 5g lemak)
  3. Protein Tinggi Lemak : Bebek, Sosis dan Belut (mengandung 7g dan 13g lemak) 

Dari data diatas menunjukan bahwa Protein tinggi lemak ada di daging bebek, sosis dan belut. Akan tetapi menurut data WHO, makanan yang bersifat Karsinogenik terdapat dalam Sosis, oleh sebab itu makanan cepat saji seperti sosis ini harus kita hindari ya.

Nah mulai sekarang untuk mengurangi atau menghindari Obesitas, sebaiknya pehatikan dulu asupan makanan, mana yang seharusnya kita konsumsi, seperti misalnya kalo mau mengkonsumsi jus, menurut Ibu Rita Jus yang sehat itu adalah tanpa ada tambahan Gula, SKM dan Air.

Selain informasi diatas hal berikutnya yang harus kita lakukan adalah melakukan aktivitas fisik, misalnya dengan berolahraga. Bagi sebagian orang yang malas untuk berolah raga, timbul berbagai macam alasan. Untuk yang berkarier atau pekerja kantoran, alasannya karena banyak pekerjaan, sedangkan ibu rumah tangga karena sibuk mengurus anak dan tugas rumah tangganya.

Namun semua itu tidak bisa dijadikan alasan karena menurut Dr. Michael Triangto, SpKO, sebagai Sport Therapist untuk Slim and Healty dari RS. Mitra Keluarga Kemayoran. Beliau mengatakan bahwa "kegiatan sehari-hari yang kita lakukan tidak menjadi alasan untuk kita tidak bisa melakukan olah raga", karena untuk berolah raga ada 3 tujuan, yaitu : Untuk Sehat, Rekreasi, atau Prestasi.

Dr. Michael Triangto 
Ketika kita menentukan tujuan olahraga tersebut, maka kita akan sanggup malakukannya dimana saja dan kapan saja. Tentu saja jika kita belum terbiasa berolahraga, maka bisa kita lakukan secara bertahap. Dari mulai yang paling ringan dulu, karena jika kita olah raga berat secara langsung, maka hasilnya tidak baik juga untuk kesehatan kita. Karena olah raga yang terlalu berat bisa menimbulkan radikal bebas bahkan bisa juga mengakibatkan kematian.

Berikut workshop atau latihan olah raga yang dicontoh kan Dr. Michael kepada para undangan seminar :


Latihan Otot Lengan
Dengan melihat contoh diatas tentunya ketika sedang dikantor pun bisa kita lakukan dalam waktu kurang lebih 15 – 30 menit atau sambil menggendong anak pun bisa loh. Dan kita juga bisa memanfaatkan Gadget sebagai alat Pedometer untuk berolahraga. 

Ada beberapa macam olah raga yang diajarkan Dr. Michael yaitu Latihan Otot Perut, Latihan Otot Paha, Latihan Otot Lengan Belakang, Latihan Otot Punggung


Contoh Latihan untuk Otot

Jika sedang senggang di kantor, bisa melakukan dengan cara menggoes kaki sambil duduk dan melakukan peregangan seperti contoh gambar dibawah ini :


Olahraga di Kantor

Kemudian bila teman-teman pembaca adalah pengguna Gadget yang sering menggunakan internet, saat ini sudah ada aplikasi GORRY yang bisa di download di Playstore. Dalam aplikasi tersebut ada berbagai macam menu yang bisa kita manfaatkan untuk cara mengecek kesehatan kita, menu untuk belanja online dan resep makanan sehat.



Tampilan Aplikasi Gorry

Minggu, 05 November 2017

Kenali Kanker Payudara Sejak Dini Mulai Dari SADARI

Hal yang paling aku takutkan terjadi dalam hidupku atau keluargaku adalah tentang penyakit-penyakit degeneratif, salah satunya adalah Kanker. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap orang pasti tidak akan bisa menerima jika dirinya positif terkena kanker, namun pencegahan sejak dini harus dilakukan agar perkembangan sel kanker tidak menyebar kemana-mana. Bagi sebagian masyarakat tentunya ada yang berani atau tidak berani melakukan pemeriksaan. Hal ini dikarenakan keidaksiapan mereka untuk menerima kenyataan vonis dokter tentang penyakit tersebut.

Salah satu dari beberapa orang wanita mempunyai sel kanker yang kemungkinan akan berkembang. Fakta menunjukan bahwa di Indonesia kanker payudara merupakan pembunuh nomor satu pada wanita. Menurut sumber data dari Rumah Sakit Kanker Dharmais menunjukkan ada 60%-70% penderita kanker mulai melakukan perawatannya pada stadium akhir, padahal jika masyarakat mau melakukan pemeriksaan sejak dini maka penyembuhan terhadap penyakit tersebut dapat diatasi dengan cepat.

Awal pemeriksaan bisa melalui SADARI yaitu lakukan oleh diri sendiri dengan cara memeriksa lingkaran payudara memutar dari kiri kekanan atau sebaliknya, pemeriksaan ini bisa dilakukan sendiri pada waktu 7 hari setelah menstruasi, bisa dilakukan sambil tidur atau di kamar mandi. Lalu jika ditemukan benjolan, lakukan pemeriksaan secara SADANIS yaitu periksaan secara klinis ke Dokter Ahli Bedah Onkologi. Kemudian terakhir agar lebih akurat, lakukan juga pemeriksaan melalui Mamografi atau Biopsi.


Narasumber Forum Diskusi Philips Indonesia

Pemeriksaan melalui Mamografi ini merupakan pemeriksaan dengan hasil 95% Akurat. Dengan menggunakan metode mamografi ini, pada hasil investigasi Weil Cornell Medicine yang dipublikasikan pada bulan Agustus 2017 lalu, menunjukkan bahwa mamografi pada wanita berusia 40 tahun sampai 80 tahun dapat mengurangi kematian akibat kanker payudara hingga 40%, jika pemeriksaannya dilakukan sedari dini.

Dalam hal ini Philips Indonesia pun menunjukan dukungannya dengan mengeluarkan alat Mamografi Philips Microdose (dosis sinar x rendah), dimana Microdose ini menggunakan detector khusus yang mampu menghitung energy photon secara langsung menggunakan photon counting (special detector) sehingga hanya photon dengan energi level tertentu yang akan terkirim menembus jaringan payudara dan diterima oleh detector. Microdose ini juga memiliki kualitas pencitraan gambar yang sangat baik dengan dosis radiasi 50%-60% lebih rendah dibanding mamografi DR lainnya.

Seperti yang telah dilakukan oleh seorang survivor cancer yaitu ibu Graece Tanus yang aku jumpai dalam diskusi bersama Philips Indonesia pada tanggal 27 Oktober 2017 lalu. Pada saat beliau melakukan SADARI dan diketahui ada benjolan di sekitar payudaranya, ibu graece langsung melakukan SADANIS dan dokternya pun menyatakan kalo ibu graece positif terkena kanker payudara stadium 2. Lalu kemudian beliau melakukan serangkaian perawatan medis mulai dari operasi pengangkatan sampai melakukan kemotherapy.


Ibu Graece Tanus seorang Survivor Cancer

Namun semangatnya untuk menyitas kanker tidak pernah pudar, beliau berjuang melawan kankernya dengan dibantu oleh semua keluarganya dan terutama ibunya yang juga seorang Survivor Cancer. Dan sekarang setelah tujuh tahun ini beliau dinyatakan sembuh dari kanker. Seperti yang dikatakan Dr. Samuel J. haryono, Sp.B (K) Dokter Specialis Bedah Onkologi yang juga hadir dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa "Pasien yang dinyatakan sembuh setelah 5 tahun lebih maka akan memperkecil resiko terkena kanker lagi." 

Selain kedua narasumber diatas, hadir pula Dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM sebagai Direktur P2PTM Kemenkes RI kemudian Bapak Suryo Suwignyo, Presiden Direktur Philips Indonesia dan Ibu Linda Gumelar sebagai ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI). Dalam diskusi tersebut memberikan pencerahan bagi kita semua yang hadir bahwa, penyakit Kanker bukanlah akhir dari segalanya, jika kita mengetahuinya sejak dini, maka kemungkinan untuk sembuh total akan tercapai.



Maka pesan yang disampaikan dalam diskusi tersebut adalah jangan takut untuk melakukan pemeriksaan sebelum terlambat untuk ditangani, jangan takut terhadap Vonis penyakit apapun itu, karena hal itu bukanlah akhir dari segalanya. Jika ada teman atau saudara kita yang sudah terkena kanker, maka janganlah menyuruh mereka untuk bersabar, karena kata-kata Sabar itu hanya milik mereka ujar ibu Linda Gumelar. Dukunglah mereka untuk terus bersemangat melawan penyakitnya.

Jumat, 03 November 2017

“Back To Nature” Tantangan Untuk Pola Hidup Sehat Dalam Diskusi Asian Pasific Food Forum

Mendengar atau membaca kalimat "Back To Nature" membuat aku menjadi semakin bersemangat untuk menjalani hidup sehat. Tapi cara untuk memulainya yang membuat aku bingung, jujur saja pengetahuan tentang khasiat tumbuhan-tumbuhan dan cara pengolahannya belum terlalu paham. Banyak sih info-info tentang berbagai macam tumbuhan atau buah-buahan yang bagus untuk kesehatan, tapi karena aku orangnya terlalu berhati-hati untuk mengkonsumsi makanan, jadi masih ada perasaan ragu untuk memulai. Mungkin ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang konsep Back To Nature tersebut.

Akan tetapi Alhamdulillah pada tanggal 26 Oktober 2017 Blogger Crony Community mengundang aku untuk hadir di acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan. Tema dalam Diskusi ini adalah untuk membahas masalah Tantangan Kesehatan, Sistem Pangan dan Lingkungan Hidup, dimana dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia akan berkolaborasi dengan EAT Foundation untuk menyelenggarakan kegiatan yang tergabung dalam Asia Pacifik Food Forum (APFF)

(dok.twitter.KemenkesRI)

Alasan mengapa Pemerintah Indonesia mempelopori kegiatan APFF ini dan juga sekaligus sebagai tuan rumah adalah karena Indonesia masih mempunyai permasalahan yang besar mengenai ketiga hal yang dijadikan topik bahasan tersebut. Yups memang betul sekali hal itu tidak bisa dipungkiri, masalah system pangan dan lingkungan hidup selalu menjadi sorotan utama bagi masyarakatnya Indonesia, karena kedua hal ini akan membawa dampak bagi kesehatan.

Tentunya selain Pemerintah, kita sebagai masyarakat juga harus mendukung atau mensupport kegiatan ini, karena tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperbaiki sistem kehidupan dalam masyarakat Indonesia itu sendiri. Oleh sebab itu dalam forum tersebut akan menghadirkan 500 peserta dari beberapa Stackholder (Pemangku Kepentingan) dalam bidang kesehatan, sistem pangan dan lingkungan hidup, beberapa diantaranya yang akan hadir adalah Pemerintah, Akademisi atau Ilmuwan, Organisasi non pemerintah (NGOs), Politisi serta Pelaku Bisnis, dan mereka berasal dari berbagai Negara

Pembahasan dalam APFF tersebut untuk membuat masa depan yang baik bagi kehidupan manusia di Planet Bumi. Melalui riset-risetnya mereka akan mendapatkan masukan dari para praktisi-praktisi terbaik yang mahir di bidangnya masing-masing, mereka akan saling membagikan pengalamannya mengenai trend-trend baru. Selain itu mereka juga akan memberikan peluang untuk saling bersinergi dalam membangun praktek-praktek Industri dan bertukar gagasan antar sesama stackholder, sehingga pemerintah Indonesia dengan senang hati memberikan fasilitas untuk para stackholder Se-Asia Pacifik.

Tujuan diadakannya kegiatan dalam forum ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar lebih mengerti mengenai asupan makanan yang dikonsumsi, karena perubahan gaya hidup akan membuat penyakit tidak menular semakin meningkat. Kunci utamanya adalah meningkatkan kesadaran pada masyarakat akan pentingnya pengetahuan tentang segala jenis makanan yang layak atau tidak layak dikonsumsi, demi untuk merasakan hidup sehat lebih lama.

Asia pacific Food Forum telah terselenggara tepatnya pada tanggal 30-31 Oktober 2017, namun sebagai gambaran disini aku akan bahas sedikit mengenai hasil diskusi kami para blogger dan beberapa pemangku kepentingan (Stackholder) yang hadir dalam APFF. Salah satunya pada kesempatan itu selain ada perwakilan dari Kementrian Kesehatan, juga telah hadir perwakilan dari EAT Foundation yang berasal dari Norwegia Mr. Simmon dan Mr. Markus, serta perwakilan dari pelaku bisnis yaitu Ibu Helianti sebagai founder brand JAVARA. Tentunya sebagian pembaca sudah ada yang mengetahui tentang produk JAVARA kan.

Kika : Ibu Helianti dan perwakilan perwakilan Kemenkes (dok.twitter.kemenkesRI)
Para Blogger dan perwakilan EatFoundation 
Javara pertama kali didirikan oleh ibu Helianti Hilman, beliau lulusan Kings College University Of London. Javara didirikan bertujuan untuk membantu petani kecil di Indonesia untuk meningkatkan dan melestarikan produk pangan lokal. Dalam kegiatannya Javara itu sendiri adalah menggali rahasia warisan pangan dalam alam Indonesia, karena ternyata banyak terdapat tumbuhan liar di Indonesia yang banyak mengandung nutrisi, namun sayangnya karena minimnya pengetahuan tentang manfaat tumbuh-tumbuhan, walhasil masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak peka dan malah mengabaikannya.

Berbagai macam ragam bentuk tanaman yang mengandung banyak nutrisi di Indonesia seperti, Kacang-kacangan, Akar, Batang, Biji-bijian, Bunga, Kulit kayu, Buah-buahan, umbi-umbian dan daun-daunan. Seperti contoh pada Daun Kelor menurut penjelasan ibu Helianti bahwa Daun Kelor memiliki kandungan protein 14x lebih banyak, bahkan hampir setara dengan ASI. Sedangkan kacang-kacangan juga kaya akan protein dan daun-daun hijau yang biasa dijadikan lalapan di Indonesia, bahkan di Negara Belgia sudah dibuat ekstraknya untuk mengobati penyakit Elzaimer. Waw hebat bukan…

Saat ini program terbaru dari Javara mau bekerjasama dengan masyarakat Flores untuk membuat Mie Instan dari Daun kelor yang berasal dari kebun sendiri, karena disana akses untuk membeli bahan makanan masih kesulitan. Dan bahkan di korea pun, tanaman rumput laut selalu dijadikan Sop Rumput Laut jika untuk menyuguhkan tamu-tamu undangan suatu pesta acara keluarga. 

Mie Sayur produksi Javara
Nah banyak sekali kan fakta-fakta menarik dalam diskusi tersebut, beberapa contoh gagasan yang dikemukakan ibu Helianti diatas baru sebagian kecil yang kita ketahui, dan tentunya semua gagasan lainnya dibahas lebih detil dalam acara Asian Pasific Food Forum. Oleh sebab itu Indonesia adalah tempat yang tepat sekali sebagai penyelenggara pertama pertemuan antar beberapa stackholder dari berbagai Negara.

Sekarang aku semakin mengerti kenapa masyarakat yang tinggal didaerah pedesaan bisa selalu sehat dan berumur panjang, karena tentunya apa yang mereka konsumsi merupakan makanan-makanan sehat yang berasal dari alam atau kebun sendiri dan masih bersifat alami atau belum melalui proses pengolahan pabrik. Tentunya sangat berbeda sekali dengan masyarakat kota yang lebih mau mengkonsumsi makanan pabrikan.

Senang rasanya aku bisa turut hadir dalam diskusi tersebut, akhirnya sekarang aku menjadi lebih mengerti tentang khasiat-khasiat makanan yang bersumber dari alam, dan sebagai masyarakat Indonesia tentunya aku merasa bangga dan semakin mencintai negeri ini, negeri yang kaya akan sumber alamnya namun hanya sedikit manusia yang bisa memanfaatkannya.

Yuk para pembaca semuanya sudah saatnya kita harus peduli akan kesehatan kita dan keluarga, karena sebenarnya untuk menjadi sehat itu tidak harus mahal jika kita mau menggali lebih dalam lagi mengenai sumber pangan yang bermutu dan berkualitas dalam alam Indonesia.

Jumat, 27 Oktober 2017

Netizen Sejati Katakan TIDAK untuk Narkoba

Hallo guys....aku mau bahas tentang Narkoba lagi nih. Hhmmm Narkoba memang selalu menjadi topik yang paling sering dibahas dari sejak dulu ya guys. Why? Tentu saja karena ternyata sampai sekarang persentase orang2 yang terkena dampak dari narkoba semakin berkembang, dan persentasenya semakin meningkat.

Menurut data dari BNN-Pulitkes UI melalui survey Nasional Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2014 bahwa sebanyak 4.022.702 (2,18%) masyarakat Indonesia menjadi korban penyalahgunaan Narkotika dengan jumlah91,3% adalah berjenis kelamin laki-laki dan60,7%nya adalah para pelajar SMA.

Bisa dibayangkan ya...semakin tahun perkembangannya semakin besar. Bagaimana cara kita untuk menghindarinya? Sebagian masyarakat tentunya ada yang sadar dan gampang terjerumus, salah satu penyebabnya adalah faktor lingkungan. Aku sebagai orang tua yang mempunyai anak laki-laki, tentunya selalu ada perasaan khawatir mengenai hal ini, betapa tidak saat ini rumahku berada di lingkungan padat penduduk.

Bukan masalah kepadatannya sih, tapi melihat ruang lingkup anak-anak di lingkungan rumahku banyak yang terjerumus dalam narkoba. Hal ini tentu sudah bukan rahasia umum lagi, di setiap daerah yang padat penduduk pasti terdapat anak-anak yang terkena dampaknya 


Foto diambil dari Google 

Mengapa korbannya anak-anak pelajar? 

Sebagaimana yang kita tahu, bahwa anak-anak pelajar masih labil dan gampang sekali terpengaruh atau terjerumus kedalam hal negatif. Usia remaja adalah penentuan untuk mencari jati diri, jadi ketika mereka salah melangkah, maka akan berdampak tidak baik untuk masa depannya. 

Sebagai orang tua disinilah kesadaran kita akan diuji dan apa yang harus kita lakukan ? 

Perlakuan setiap orang tua pasti berbeda, kalo aku sendiri, walau anakku masih kecil, tapi aku selalu memberinya penjelasan tentang segala sesuatu yang dapat membahayakan dirinya. Dan selalu memberinya contoh jika kita sembarangan memakan sesuatu yang kita tidak tau itu apa maka dampaknya akan tidak baik untuk diri kita dan kesehatan kita.

Kemudian kita harus mengarahkan mereka ke dalam kegiatan yang positif untuk berkreasi dalam hal apapun, seperti misalnya ikut les musik atau vokal dan memberikan dukungan penuh atas kekreatifitasannya. Dengan memberikan dukungan maka mereka akan merasa dihargai oleh kita sebagai orang tuanya.

Anak-anak yang terkena dampak narkoba ini, faktor penyebab utamanya selain lingkungan diluar rumah tentunya berawal dari lingkungan keluarga dulu, rata-rata anak-anak tersebut biasanya mempunyai permasalahan dalam keluarganya. Maka dari itulah aku berusaha untuk selalu menunjukkan hal positif kepada anakku.

Anak-anak jaman sekarang ini disebut sebagai anak #GenerasiDigital jadi pemikiran anak-anak pada jaman digital ini sangat berbeda pada jaman kita dulu loh. Dijaman digital ini anak-anak lebih banyak menggali informasi dari dunia digital.

Disinilah kita perlu mengawasinya secara perlahan, jangan membiarkan mereka terlalu asik dengan dunia Internet. Dunia Internet berhubungan erat dengan segala aspek kehidupan dunia luar, dan tak bisa dipungkiri dalam bersosial media mereka pun sangat aktif untuk mengikuti perkembangannya, khususnya untuk anak2 yang baru mau beranjak dewasa atau ABG.

Akan tetapi kita tidak perlu mengekang mereka, kita harus memberikan arahan untuk menggunakan Internet dengan Bijak dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Semoga anak-anak muda jaman sekarang dapat berfikir cerdas untuk melakukan hal positif di dunia digital.

Mari kita jadikan #NetizenBerkaryaTanpaNarkoba baik untuk kita dan generasi penerus kita selanjutnya. #StopNarkoba mulai dari sekarang. Untuk lebih jelas yuk kita lihat websitenya www.stopnarkoba.com