Sabtu, 14 September 2019

Belanja Aman Dan Hati Tenang, Cek Klik Dulu di Aplikasi BPOM Mobile

Mau beli kosmetik, mau beli makanan, mau beli bahan masakan bahkan mau beli peralatan masak. Jaman sekarang tuh harus serba hati-hati yah, kadang aku suka bingung deh. Jadi yang aman itu yang seperti apa sih?
Bukannya yang paling penting di cek itu kan, label dan tanggal kadaluwarsanya saja?

Sedang mencoba kosmetik baru (dok.pri)

Selama ini, aku paling sering ngecek 2 hal itu aja sih. Tapi menurut pemberitaan di televisi, masih ada saja yang di palsukan katanya.
Duuhhh, jadi tambah bingung aku tuh, terutama yang paling aku khawatirkan itu adalah produk makanan.

Karena yang namanya makanan atau bahan makanan itu kan proses masuk ke dalam tubuhnya langsung, beda dengan kosmetik.
Eh tapi daya serap produk kosmetik juga bisa langsung menyerap ke dalam tubuh juga sih, dan itu jelas akan berbahaya untuk kesehatan kita.

Nah aku mau sedikit cerita tentang pengalaman teman aku yang pernah menggunakan produk Skincare, tapi  setelah beberapa kali pemakaian, bukannya kulit wajah tambah bagus, tapi  malah berujung masuk rumah sakit dan dirawat beberapa hari. Hhmm...

Jadi dulu, jaman aku masih kuliah, ada salah satu kosmetik yang sedang booming atau sedang laris. Dan bahkan, bukan hanya kaum perempuan saja loh yang pakai, tapi laki-laki juga ternyata banyak mencoba produk tersebut.

Review dari orang-orang, katanya produknya bagus, hanya dengan memakai produk tersebut maka wajah kita bisa menjadi cerah, putih dan mulus. Memang sudah banyak sih yang pakai skincare tersebut, dan banyak yang bilang cocok. Kulitnya jadi putih, halus dan bercahaya, terus kita gak perlu ribet menggunakan banyak kosmetik lainnya untuk dapat memiliki wajah putih dan halus.

Tapi ternyata, hal tersebut tidak terjadi pada temanku. Setelah memakai produk tersebut, dia malah sakit dan sampai harus dirawat di rumah sakit. Awalnya aku engga percaya, kok bisa sih hanya karena pemakaian skincare terus bisa membahayakan kesehatan.

Lalu setelah aku menjenguknya, dan melihat keadaannya. Bahkan sampe aku mendengar sendiri penjelasan dari dokter yang menanganinya, ternyata ceritanya itu benar adanya. Saat itu wajahnya memerah, dan dia merasa kalau seluruh tubuhnya itu panas dan gatal.
Aku sendiri bingung, kok bisa sampai ke badan-badan yah, padahal dia pakainya kan hanya di sekitar wajahnya saja.

Jadi menurut penjelasan dokternya, jika tubuh kita sangat sensitif terhadap salah satu kandungan yang terdapat dalam Skincare tersebut, maka akan berakibat seperti yang dirasakan temanku itu. Dan bukan hanya wajah, tapi bagian tubuh kita yang lain juga akan terkena dampaknya. Seperti permukaan kulit wajah dan dibadannya memerah, gatal-gatal dan panas. Hhmmm...serem juga yah.

Jadi bukan hanya produk makanan atau bahan makanan saja yang harus kita perhatikan, segala macam kosmetik juga bisa fatal akibatnya kalo kita tidak hati-hati. Nah kebetulan banget kan, aku sekarang lagi hobby banget beli kosmetik dan Skincare. Jadi yah aku juga harus lebih  aware lagi sekarang.

Untuk itu kita perlu melakukan pengecekan dulu sebelum membeli produk apa pun yang akan kita pakai. Dan ternyata bukan hanya tanda label saja yang harus kita cek loh. Mulai sekarang kita harus CEK KLIK atau Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluwarsa.

Suasana di Start Evenue Lippo Mall Kemang (dok.pri)

Hari Sabtu minggu lalu, aku dan teman-teman blogger menghadiri event Launching Aplikasi BPOM Mobile yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau  BPOM RI. Aplikasi ini adalah suatu aplikasi untuk mengecek keakuratan suatu produk, seperti :

  1. Obat-obatan, baik obat tradisional atau pun obat-obatan kimia dan berbagai merk suplemen kesehatan
  2. Berbagai produk makanan dan atau bahan makanan
  3. Berbagai produk Kosmetik atau Skincare.


Acara Launching aplikasi BPOM Mobile ini berlangsung di salah satu mall di kawasan Kemang, tepatnya yaitu di Start Evenue Lippo Mall Kemang. Alasan kenapa acara peresmian ini diselenggarakan di tempat terbuka, karena agar para pengunjung mall yang bukan undangan, juga bisa langsung tahu kalo sekarang sudah ada aplikasi BPOM Mobile untuk Ayo Cek Klik produk-produk yang akan kita beli.

Jujur saja, baru kali ini aku menghadiri acara yang diselenggarakan oleh pemerintahan, tapi suasananya sangat santai sekali. Acaranya diawali dengan live music, dengan membawakan lagu-lagu jadul. Otomatis dong semua para tamu-tamu undangan dari instansi terkait, media dan juga blogger sangat menikmati suasananya.

Setelah mendengarkan live musik, akhirnya acara talkshow interaktif pun dimulai yang dipandu oleh Ananda Omesh, yang sedari awal sudah membawa para tamu undangan happy dan tertawa karena banyolannya. Hehehe....

Para Narasumber yang hadir (dok.pri)

Lalu ada beberapa narasumber yang hadir, yaitu :

  1. Ibu DR. IR. Penny K. Lukito, MCP sebagai Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI)
  2. Bapak Tulus Abadi, sebagai Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)
  3. Bapak Ojak S. Manurung, SE, M, sebagai Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kementerian Perdagangan
  4. Bapak Fathurrahman, ST, sebagai Wakil Ketua Umum DPD Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO)
  5. Aktris Ussy Sulistiawaty, sebagai Womenpreneur dan juga Selebriti.


Narasumber yang pertama memberikan sambutan yaitu ibu Penny K. lukito mengatakan bahwa "Badan POM akan terus membangun awareness kepada masyarakat luas, untuk selalu berhati-hati dalam memilih dan membeli produk Obat-obatan dan Makanan". Untuk itulah maka diselenggarakan kampanye Ayo Cek Klik (Kemasan, Label, Ijin Edar dan Kadaluwarsa) ini, melalui aplikasi BPOM Mobile (2D Barcode).

Ibu Penny K. Lukito (dok.pri)

Beliau juga menghimbau kepada masyarakat luas untuk selalu melaksanakan pengecekan produk Obat-obatan dan Makanan yang sudah terdaftar melalui Scanning 2D Barcode yang tertera pada label produk.

Nah jadi sekarang tuh mulai diberlakukan penerapan 2D Barcode yang tertera pada kemasan produk. Penerapan 2D Barcode ini telah diatur oleh Kepala Badan POM No. 33 tahun 2018 untuk produk Obat dan Makanan.

Kemudian setelah kita melakukan pengecekan dengan memindai atau merekam 2D Barcode tersebut dari kamera HP kita, maka akan muncul informasi tentang nomor Ijin Edar atau nomor identitas produk yang berlaku, Kode Produk, Tanggal Kadaluwarsa dan nomor Serialisasi.


Baiklah, karena penasaran aku pun langsung mengunduh aplikasi BPOM Mobile ini, dan setelah aku mencoba dengan produk pembersih kosmetik yang aku punya, dan aku tidak menemukan 2D Barcode tersebut. Akhirnya aku coba scan label harganya, tapi ternyata hasilnya adalah "Produk tidak dikenal".


Eits tapi jangan kaget dulu, karena nanti kita akan diarahkan untuk mengecek Nomor Ijin Edar atau klik "NIE". Lalu akan muncul pilihan untuk memasukan nomor registrasi produk atau nama produk, kemudian klik "Cari Produk".


Lalu tunggu beberapa detik, kemudian akan muncul data-data yang akurat tentang produk tersebut, seperti info Kemasan, Label, nomor Ijin Edar dan tanggal Kadaluwarsanya atau KLIK.


Nah jadi, jika sudah jelas segala informasi tentang produk tersebut, sekarang kita tidak perlu khawatir lagi kan kalau mau pakai produknya. Hati juga menjadi tenang, tentram dan damai, tidak perlu galau lagi atau pun risau. Betul gak, Hehehe....

Oh iya setelah acara talkshow selesai, kita para blogger dan para tamu undangan juga diajak untuk memgunjungi supermarket yang ada di Lippo Mall Kemang, untuk memeriksa dan sekaligus mensosialisasikan CEK KLIK kepada para pengunjung lainnya.





0 komentar:

Posting Komentar