Minggu, 24 Februari 2019

Lestarikan Kekayaan Alam Indonesia Dengan Memanfaatkan Hasil Hutan Secara Legal

Sudah menjadi suatu keharusan bagi kita sebagai warga Indonesia merasa peduli pada kelestarian alam Indonesia. Kalau bukan kita sebagai bangsanya, lalu siapa nanti yang akan melestarikannya, jangan sampai kekayaan alam Indonesia yang kita miliki ini akan di manfaatkan oleh sekelompok orang asing yang merongrong kemakmuran alam Indonesia.


Forest Talk With Blogger (dok. Pixabay) 

Dari tangan nenek moyang kita, alam Indonesia selalu dijaga dan dirawat dengan baik. Kemudian dimanfaatkan dengan baik, sehingga bisa menghasilkan berbagai macam keanekaragaman hasil budidaya kelautan dan kehutanan. Disini aku akan membahas mengenai obrolan santai bersama perwakilan dari Yayasan Doktor Sjahrir dan Climate Reality Project Indonesia.

Dalam hal ini, kita sebagai sebagian dari masyarakat kecil di Indonesia berhak tahu, bahwa ada banyak sumber daya alam dari hasil hutan yang bisa kita manfaatkan dengan baik tanpa harus merusaknya. Oleh karenanya obrolan santai ini bertajuk “Forest Talk With Blogger”. Acara yang diselenggarakan di Almond Zucchini ini, bertujuan untuk menyerukan kepada masyarakat bahwa ada hasil hutan non kayu dan beberapa produk kreatif yang berasal dari limbah kayu dan bisa dimanfaatkan.

Hasil hutan tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility, yang di pamerkan di area Mini Exhibition dalam ruangan Almond Zucchini. Selain itu juga ada demo masak yang ditampilkan oleh salah satu chef Almond Zucchini, dari produk hasil hutan yang sudah diolah.

Kemudian acara pertama dimulai dengan Talkshow Interaktif bersama beberapa orang narasumber berikut ini :

  1. Dr. Amanda katili Niode sebagai Manager Climate zreality Indonesia
  2. Dr. Atiek Widayati dari Tropenbos Indonesia
  3. Murni Atiek Resdiana dari Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Pengendalian Iklim
  4. Sri Maryati sebagai Direktur Eksekutif Yayasan Belantara 

Penjelasan Tentang Penyelamatan Bumi Yang Sekarat oleh ibu Amanda Katili Niode

Saat ibu Amanda menyampaikan kabar bahwa ada dua perbedaan cuaca yang sangat ektrim diberbagai belahan dunia. Sebagai contoh cuaca di negara Amerika Serikat mengalami cuaca yang sangat dingin dengan suhu mencapai minus 40 celsius. Sedangkan di Australia mengalami cuaca sangat panas dengan suhu mencapai +50 Celsius. Ini benar-benar merupakan cuaca yang sangat mencengangkan bagi kita. Karena diantara keduanya merupakan cuaca terekstrim dibanding negara-negara lainnya.


Dr. Amanda Katili Niode (dok.YDS)

Aku jadi ingat pada saat beberapa tahun yang lalu, di Jakarta juga pernah mengalami cuaca yang sangat panas sekali, yaitu dengan suhu mencapai +33 Celsius. Pada saat itu aku dan keluarga sudah merasa sangat gelisah dan tersiksa dengan panas dan teriknya matahari, bahkan di negara lain banyak yang mengalami berbagai penyakit yang diakibat suhu panas tersebut.

Dan di daerah rumahku juga mengalami kekeringan air, karena akibat dari tidak turunnya hujan dalam waktu cukup lama. Sehingga menyebabkan kekeringan pada air tanah dan dalam beberapa hari kita kekurangan air bersih, seumur hidup aku sendiri baru mengalami hal tersebut. Karena selama tinggal di Jakarta, air di rumah tempat tinggal suamiku tidak pernah sampai kehabisan sampai berhari-hari. 

Yaahh, tapi kemudian kami sadar bahwa itu semua pasti karena ada sebab dan akibatnya. Kekeringan yang melanda bumi, tidak lain disebabkan oleh ulah manusia yang sudah sangat melampaui batas kewajaran, sebagai salah satu contohnya yaitu dengan semakin banyaknya polusi yang menyelimuti kota di dunia.

Polusi tersebut diakibatkan oleh adanya beberapa kegiatan yang dilakukan oleh manusia itu sendiri, yaitu : Kegiatan tambang batu bara, produksi pabrik batu bara, Transportasi darat dan udara, Proses Industri, Pembakaran Tanaman, Produksi Minyak, Kegiatan industry pertania, proses pemupuka, kebakaran hutan, dan tempat-tempat pembuangan sampah.

Namun selain polusi, penyebab lainnya dari proses pemanasan global tersebut diakibatkan oleh adanya kerusakan ekosistem yang disebabkan oleh pemakaian bahan baku dari hasil hutan yang tidak legal. Sebagai salah satu contohnya yaitu pembuatan bio gas di sumatera Selatan, yang dengan prosesnya yaitu dengan memperbanyak penebangan pohon secara illegal.

Padahal seperti banyak yang kita tahu bahwa hutan yang berfungsi sebagai paru-paru dunia yang bertugas sebagai penyerap CO2 kini menjadi gersang akibat dari penebangan hutan, dan pada akhirnya terjadilan pemanasan global di bumi.

Ada beberapa hasil hutan yang bisa kita manfaatkan dengan baik tanpa harus merusak ekosistem hutan, seperti halnya yang dijelaskan oleh ibu Atiek Widayati, bahwa hutan merupakan Suatu wilayah yang mempunyai pohon-pohon dewasa lebih tinggi dari 5 meter dan mempunyai kanopi yang lebih besar dari 30% dengan luas lebih dari 6,25 ha.


Dr. Atiek Widayati (dok.YDS)

Oleh karenanya hutan sangat mempunyai peranan penting untuk kehidupan manusia di Bumi, yaitu sebagai pelindung dari berbagai dampak yang kini tengah terjadi seperti pemanasan global. Dan hutan juga bisa memberikan dampak yang baik untuk penghasilan masyarakat di area hutan tersebut. Tapi tanpa harus menebang pohon secara illegal.

Berikutnya adalah paparan dari ibu Murni Titi Resdiana, mengenai pemanfaatan hasil hutan tanpa harus merusak ekosistem hutan, yaitu bisa dengan memanfaatkan hasil hutan bukan kayu dan pemanfaatan jasa ekosistem perairan di hutan, yang secara langsung hasil dari pengolahan-pengolahannya tersebut, akan melibatkan masyarakat di sekitar hutan, sehingga secara tidak langsung dapat membantu perekonomian masyarakat setempat.


Ibu Murni Titi Resdiana (dok.YDS)

Namun ada beberapa hal yang perlu kita ketahui untuk melestarikan kekayaan alam di hutan, yaitu dengan mengurangi Emisi pada sektor kehutanan, misalnya seperti : 

  • Kebijakan pembalakan liar
  • Kebijakan moratorium
  • Penanaman di kawasan hutan
  • Rehabilitasi hutan dan lahan
  • Rehabilitasi hutan mangrove
  • Reklamasi lahan pasca tambang
  • Penanaman dengan tanaman perkebunan
  • Perluasan perkebunan di tanah terlantar.

Melalui pelestarian alam tersebut, maka kemudian akan tercipta hasil hutan untuk berbagai aspek terutama aspek budaya dan seni, seperti : Tenun, Celup Ikat, batik dan juga Anyam.

Nah untuk mendapatkan bahan baku dari hasil hutan tersebut, tentu kita harus menanam pohon-pohon yang memang bisa dimanfaatkan hasilnya, yaitu seperti :
Pohon-pohon sumber serat, sumber pewarna alam, bahan kuliner, sumber furniture, sumber barang dekorasi.

Dan dibawah ini ada beberapa pohon yang bisa kita tanami di hutan dan dapat menghasilkan manfaat untuk Fashion, Kerajinan Tangan, Makanan dan Minuman, yaitu :

  1. Pohon Rotan dan Lontar bisa untuk bahan kerajinan dan fashion
  2. Daun Jati bisa untuk pewarna merah pada kain, makanan dan minuman
  3. Kulit Secang bisa untuk pewarna Merah dan Coklat pada kain dan minuman
  4. Indigovera bisa untuk pewarna biru pada Kain dan makanan ternak 
  5. Akar mengkudu bisa untuk pewarna Biru pada kain
  6. Pohon kelapa bisa kita konsumsi bauhnya dan air serta bisa di olah menjadi gula, sabut dan kayu
  7. Pohon Nipah, merupakan sumber gula dan bioethanol, buahnya bisa dikonsumsi dan daunnya bisa untuk kerajinan tangan
  8. Dan sumber energi terbarukan yaitu Kaliandra Merah

Dari semua hasil pemanfaatan hutan tersebut, sudah banyak dimanfaatkan oleh beberapa Social eunterpreuner seperti : 

Du Anyam, sebagai slah satu kerajinan tradisional anyaman, yang memproduksi produk-produk seperti Tikar, keranjang, Tas, Topi dan lain-lain. Dimana Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu penduduk Indonesia yang memiliki kemahiran dalam menganyam.

Javara, sebagai pelopor dalam pemanfaatan produk pangan lokal dalam skala global. Dimana produk-produk unggulannya ini ditanam secara organic oleh para petani lokal dikawasan pelosok Indonesia. Dan berbagai produk-produk unggulannya yaitu beras, kacang-kacangan, rempah-rempah, minyak dan rumput laut yang dikemas secara eksklusif serta menonjolkan sisi kearifan budaya Indonesia, sehingga produk-produknya ini bisa menembus ke berbagai negara seperti : Australia, Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Inggris, Jerman, Italia dan negara Eropa lainnya. 

Produk Javara (dok.YDS)

Kemasan Eksklusif Produk Javara (dok.YDS)

Rumah Rakuzi, didirikan oleh ibu Myra Widiono yang juga merupakan penghasil berbagai macam kerajinan tangan yang terbuat dari bahan-bahan seperti serat, Anyaman, kain tenun dan Batik. Dimana ragam produk yang dihasilkan rumah rakuji yaitu seperti : Tas, Kain, Selendang, Dompet, dan berbagai produk interior rumah.


Ibu Myra Widiono Founder Rumah Rakuji (dok.YDS)

Produk Rumah Rakuji (dok.YDS)

Para pengrajin yang dilibatkan dalam proses pembuatan produk-produk Rumah Rakuji yaitu berasal dari daerah seperti : Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Jawa Barat dan Banten, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur. Dan untuk pemasarannya selain di pasar lokal, Rumah Rakuji juga sudah tembus pasar Internasional.


Aku memakai selendang produk Rumah Rakuji (dok.pri)

Kain produksi Rumah Rakuji (dok.pri)

Demikian penjelasan mengenai produk-produk olahan hasil hutan Indonesia, dengan begitu kita sebagai masyarakat Indonesia wajib melestarikan alam Indonesia dan bersama-sama kita tanami hutan Indonesia dengan pohon-pohon yang bisa menghasilkan manfaat untuk lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitar hutan sampai ke berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Oh iya informasi lengkap mengenai pelestarian hutan Indonesia bisa dilihat di website Lestari Hutan ya. 

Penjelasan tentang Yayasan Belantara oleh Dr. Sri Maryati

Yayasan Belantara merupakan suatu lembaga Penyalur Dana Hibah, dimana kegiatannya bertujuan untuk melindungi bentang alam Indonesia dalam mengembangkan program berkelanjutan area konservasi, resforestasi, dan juga pengembangan masyarakat berkelanjutan. Lembaga ini didirikan oleh sektor swasta, dan mendukung 10 area hibah yang tersebar di 5 provinsi di Indonesia.



Dr. Sri Maryati (dok.YDS

Dimana alokasi dana yang dihibahkan yaitu untuk mendukung kegiatan di berbagai kawasan seperti : kawasan konservasi, kawasan hutan produksi, kawasan hutan lindung, dan perhutanan social. Dan kegiatan yang di berikan dana hibah ini yaitu kegiatan berupa :

  • Kegiatan Restorasi hutan dan lahan
  • Proteksi hutan dan lahan dari karhutla
  • Konservasi spesies langka seperti Harimau, Gajah, Orangutan, serta spesies langka yang teracam punah melalui perlindungan habitat dan mitigasi perdagangan illegal Penguatan institusi atau lembaga
  • Pemberdayaan dan kapasitas masyarakat.

Demikian sedikit informasi mengenai Yayasan Belantara, yang mendukung penuh dalam pelestarian hutan dan sumber daya alam Indonesia.





Kamis, 21 Februari 2019

Transformasi Digital Kini Merambah Ke Dunia Kreatifitas Mading Sekolah

Mading sekolah merupakan tempat atau wadah kecil namun memiliki pengetahuan yang cukup luas, karena di dalamnya dapat memberikan wawasan yang informatif di kalangan anak-anak SMA, di lingkungan sekolahnya. Dari mading mereka bisa membuat konten kreatif yang berupa info-info mengenai berbagai kegiatan di sekolah, puisi, resensi buku dari berbagai tema, resensi film dan juga informasi pengetahuan umum lainnya.


Kreatifitas Mading Sekolah Jaman Dulu 

Biasanya setiap catatan yang di temple di dinding mading sekolah akan bertahan sampai 1 atau 2 minggu. Berbagai macam kreatifitas catatan kecil yang di tempel di dinding mading tentu sangat beragam dan kreatif. Aku sendiri hanya sebagai penikmat kekreatifan teman-teman sekolah, karena aku belum pernah sekali pun ikut menempel catatan atau ide kreatif di mading sekolah waktu itu.

Jujur saja, aku tidak pandai menuliskan ide-ide kreatif seperti teman-teman aku di sekolah. Jadi yah boleh dibilang aku hanya bisa menjadi penikmat atau pembacanya saja, tapi walau hanya bisa membaca tentu aku juga sangat diuntungkan dengan ada mading sekolah tersebut loh. Karena berawal dari mading sekolah itu lah, wawasan ku tentang menulis konten secara kreatif jadi lebih tahu dan bertambah.




Tapi kemudian aku sempat berfikir sih, catatan-catatan kecil berisi puisi-puisi dan berbagai macam info yang ditempel di mading sekolah tersebut kan tidak akan selamanya di tempel. artinya masa tayang catatan-catatan tersebut ada jangka waktu yang sudah ditentukan. Nah jika selesai masa penayangan atau masa publis, maka catatan-catatan tersebut akan dibuang atau mungkin disimpan dengan rapih didalam arsip yang ditumpuk sehingga para siswa baru pun tidak akan bisa melihat atau bahkan membacanya lagi dong.

Belum lagi kalau seandainya kertas catatan itu pada akhirnya harus dibuang juga, apa nantinya malah akan mencemarkan lingkungan yah. Karena kan dinding mading itu juga biasanya terbuat dari bahan Styrofoam, dan kalau sering digunakan lama-lama akan rusak atau bolong-bolong oleh tusukan jarum untuk menempel kertas catatan, jadi pada akhirnya akan dibuang juga kan.

Hhmm…sayang sekali kalau begitu yah, nah oleh karenanya dengan berkembangnya teknologi digital saat ini, tentu para anak muda milenials juga harus mengikuti perubahan kreasi mading dalam bentuk digital. Jadi Mading dalam bentuk digital ini berupa mading online yang bisa diakses kapan pun dan dimana pun. Dan keuntungan lainnya, para pembaca madingnya juga bukan saja siswa-siswa di dalam satu sekolah itu saja, tapi siswa diluar sekolah tersebut juga bisa ikut membaca dan mengetahui info-info tentang sekolah tersebut.

Nah jangkauannya sangat luas jadinya kan, para siswa milenials sekarang sudah bisa mulai membuatkan konten kreatifnya di dalam mading online yang sudah disediakan oleh Madingsekolah.id. Dimana menurut Oktora Irahadi sebagai pengagas program MadingSekolah.id ini menjelaskan, bahwa “MadingSekolah.id merupakan wadah untuk berkreasi bagi semua pelajar di seluruh Indonesia."

"Di dalamnya, semua siswa siswi diseluruh tanah air bisa membuat konten kreatif berupa artikel, desain, animasi, fotografi dan juga video". Kemudian lanjutnya lagi, "MadingSekolah.id juga sudah berkolaborasi dengan Google, Cameo Project, Maarif Institute, Love Frankie dan Ruang Guru untuk mendukung kreatifitas semua siswa dan guru di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia."



Tujuan dibuatnya program ini adalah memberikan tempat bagi mereka untuk belajar membuat konten kreatif yang positif, sehingga bisa menjadikan mereka content creator yang lebih berkelas dan kreatif.

Penjelasan Tentang MadingSekolah.id

Jadi MadingSekolah.id ini berupa majalah dinding dengan versi online dan disajikan dalam format media sosial. Dan disetiap sekolah akan memiliki akun dalam MadingSekolah.id ini. Selain para siswa siswi, para guru juga bisa mengakses MadingSekolah.id, yang di dalamnya sudah menyediakan fitur-fitur menarik, dan bisa disesuaikan dengan kreasi konten yang mereka sukai.

Fitur-fitur dalam MadingSekolah.id ini sudah sangat user friendly juga loh, jadi seumpama konten yang sudah kita unggah di dalamnya dirasa kurang bagus atau kurang menarik dan ada yang perlu ditambah, maka pemilik konten tersebut bisa mengedit atau merubah dan menambah, sekaligus juga bisa mengubah tata letaknya. 

Dan seperti yang aku ceritakan diatas tadi, pemilik konten bisa mengaksesnya dimana pun dan kapan pun, melalui laptop atau handphone. Jadi sedang berada dimana pun, tentu kita akan lebih mudah mengaksesnya bila diperlukan adanya perubahan konten, tanpa harus ke sekolah dulu atau perlu melakukan berbagai keribetan lainnya.

MadingSekolah.id akan mulai di launching pada bulan Maret 2019 nanti yah, dan di bulan yang sama juga sampai pada akhir tahun 2019 ini, program mading online akan bersosialisasi ke 10 kota besar di Indonesia loh. Waawww....ini sih kesempatan yang tidak boleh terlewatkan bagi sekolah-sekolah yang terpilih nantinya.

Jadi pihak MadingSekolah.id ini akan berkeliling ke setiap sekolah-sekolah di 10 kota besar tersebut, untuk memberikan kesempatan bagi para siswa dan guru yang ingin mendapatkan ilmu tentang membuat konten kreatif dari beberapa pakar Content Creator Indonesia. Nantinya mereka akan sharing dan berbagi ilmu membuat kreasi konten yang menarik dalam MadingSekolah.id tersebut.

Oh yah, bukan hanya ilmu saja yang nantinya akan mereka dapatkan loh, dalam program MadingSekolah.id juga akan berbagi hadiah menarik yang akan di undi setiap bulannya. Dan khusus untuk para wartawan, juga akan mendapatkan kesempatan menarik pada akhir tahun nanti. Karena dari 2 orang wartawan yang beruntung, bisa mendapatkan kesempatan untuk datang ke kantor pusat Google di Singapura bersama MadingSekolah.id.

Waahhh…suatu kesempatan yang oke banget kan. Yaahh...semoga dengan adanya program MadingSekolah.id ini, anak-anak milenials tanah air akan semakin kreatif lagi dan lebih bisa memberikan kebanggaan bagi bangsa dan Tanah Air tercinta. Aamiin….

Hasil Interview Bersama Narasumber 

Questions: 
Dari mana datangnya ide untuk menciptakan Mading.id? Apa tujuan awal, target, serta mohon dijelaskan visi/misinya?

Answer:
Ide muncul dari obrolan ringan sejak campaign jurnalisme kebhinekaan yang dijalankan tahun 2017 kemarin. Melihat anak sekolah dari 5 kota dan kampus di 5 kota di Indonesia, satu hal yang kami liat persamaannya adalah sama2 mempunyai sarana komunikasi yang di tempel di sekolah atau di kampus. Mengapa tidak kita perkanalkan secara Online.

Tujuan awalnya sederhana, bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan baik, dan sarana komunikasi disekolah yang kredibel adalah Mading sekolah.

Setelah lama di bicarakan, maka bagaimana kalau selain kami mengajarkan pelajar ini mengenai jurnalisme yang baik, mari kita perlengkapi dengan “alat” untuk membuat madingsekolah ini “tren” kembali.

Visi dan Misi kami sebenarnya sederhana, bagaimana pelajar/anak muda ini dapat saling mempengaruhi dalam hal yang positif.

"Proses perwujudan ide membuat MadingSekolah.Id cukup panjang. Kurang lebih butuh 1,5 tahun. Namun kami 'dijodohkan' dengan organisasi lain untuk membuat bobot kegiatan ini lebih besar.
Tantangannya, dengan  semakin banyak pihak yang terlibat kami harus banyak komunikasi dan menyatukan pikiran, namun hal ini membuat gagasan dan cita-cita kami makin solid," Oktora Irahadi, Marketing Director, Cameo Project sekaligus Inisiator Program, MadingSekolah.id

"Fitur yang paling menarik di madingsekolah.id adalah Drag and drop Mading creation. Ini adalah tools bagi pelajar untuk membuat Mading secara online dengan cara mudah.
Dalam pengembangannya, akan ada permainan fitur digital yang dapat digunakan oleh teman-teman pelajar di social media,"  Khelmy Pribadi, Direktur Program Islam dan Media, Maaruf Institute

"Harapan untuk Madingsekolah.id,  pelajar akan mempergunakan platform ini untuk mengembangkan diri dan  menyebarkan hal baik mengenai daerah dan sekolahnya kepada dunia."

Oktora Irahadi, Marketing Director, Cameo Project sekaligus Inisiator Program, MadingSekolah.id


This entry was posted in

Rabu, 20 Februari 2019

Cegah Nyamuk Penyebab DBD Dengan Cara Mudah Dan Efektif

Hallo Healthies…

Di musim hujan ini, selain banyak mendatangkan virus-virus penyakit, juga bisa mendatangkan nyamuk-nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue. Tapi nyamuk ini bukan hanya datang di musim penghujan saja sih, di musim kemarau juga nyamuk ini ternyata masih bisa bertahan hidup. Dan ternyata mereka bisa bertahan sekitar kurang lebih 6 bulan tanpa air. Waahhh ngeri juga yah, pantesan terkadang aku suka bingung padahal lagi musim kemarau, tapi kenapa masih banyak nyamuk.


Nyamuk Aedes Aegypti (dok.pixabay)

Oleh karenanya jika nyamuk bisa bertahan hidup selama itu, maka hal yang terpenting yang harus kita lakukan adalah membersihkan rumah setiap hari, jangan membiarkan baju menumpuk atau menggantung di luar lemari atau tempat terbuka. Dan yang penting lagi, jangan biarkan ada genangan air di dalam rumah atau sekitar rumah. Karena nyamuk-nyamuk Aedes Aegypti tersebut, akan menelurkan jentik-jentik di dalam genangan air dan dapat berkembang biak.

Kita pasti sudah banyak mengetahui tentang perkembangbiakan nyamuk-nyamuk tersebut, dari 1 jentik untuk berubah ke dewasa hanya dalam waktu 12-14 hari dan  dari 1 nyamuk betina, bisa menghasilkan telur 100-150 telur atau jentik. Waaahhh….mengerikan sekali kan yah, jika dalam 1 jentik saja bisa menghasilkan telur sebanyak itu, berarti ada ribuan jentik yang akan berkembang biak di tempat-tempat genangan air.

Dan aktifitas nyamuk dewasa berkeliaran akan di mulai dari jam 6 pagi sampai jam 4 sore. Hhmm…jam-jamnya para manusia sedang bekerja kan yah, maka besar kemungkinan juga kita orang dewasa pun yang sedang bekerja di kantor akan terkena gigitannya juga. Jika badan sedang tidak fit, maka besar kemungkinan bisa terkena sakit Demam Berdarah Dengue.

Pernyataan tersebut juga lebih diperjelas lagi oleh para pakar medis yang aku jumpai pada acara “Meet Up Healthies” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, dengan tema “DBD Bikin Baper”. Dalam acara tersebut juga menghadirkan 2 orang narasumber yaitu :

  1. Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid sebagai Direktur P2PTVZ
  2. Dr. Gia Pratama sebagai Influencer

Namun selain kedua narasumber tersebut, untuk pertama kalinya juga aku dan teman-teman blogger dari Komunitas Blogger Crony, dapat bertemu secara langsung dengan ibu Menteri Kesehatan yaitu ibu Nila L. Moeloek. Kedatangan beliau memang sangat surprise sekali, karena tidak ada rencana atau informasi mengenai kehadiran beliau. Dan yang membuat aku lebih amaze lagi, beliau ternyata sangat ramah dan low profile, bisa dilihat dari cara beliau menyapa kami dan duduk hanya di atas panggung saja. Hehehe…


Ibu Menteri Kesehatan Nila L Moeloek duduk disamping dr. Gia Pratama (dok.pri)

Ibu Mentri pun ikut menjelaskan bahwa untuk membasmi si nyamuk Aedes ini, memang kita perlu membasmi induknya dulu. Si biang nyamuk betina, yang mencetuskan banyak telur-telur nyamuk menjadi jentik lah yang harus kita basmi dan memutuskan rantainya. Tentunya oleh pencegahan-pencegahan yang kita lakukan baik di rumah maupun ditempat-tempat lainnya.

Nah ada beberapa hal yang di sampaikan oleh ibu dr. Nadia, untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes, yaitu :

  1. Periksa setiap tempayan yang berisi air seperti bak mandi dan lainnya
  2. Periksa setiap genangan air yang ada disekitar rumah atau bersihkan setiap ada genangan-genangan air
  3. Periksa setiap sudut-sudut rumah, misalnya didalam mobil-mobil yang sudah karatan juga sering ada nyamuk
  4. Lalu di pepohonan juga terkadang ada cekungan-cekungan yang terdapati adanya genangan air walaupun sedikit.

Ibu dr. Siti Nadia Tarmizi (dok.pri)

Oleh karenanya, sekarang disetiap daerah di lingkungan rumah juga sudah ada gerakan pengecekan jentik yang disebut Jumantik, yang akan selalu memeriksa setiap tempayan air bersih. Jadi kita juga harus sering-sering membersihkan setiap tempayan air bersih dan torn atau tempat penampungan air. Karena biasanya di dalam torn tempat penampungan air bersih sering terdapat jentik nyamuk, yang nantinya akan ikut masuk ke dalam air yang keluar dari keran di bak mandi.

Sedangkan untuk pencegahan lainnya lanjut ibu Nadia, kita bisa menanam tumbuhan atau tanaman pengusir nyamuk seperti, Bunga Tahi Kotok, Zodia, Bunga Krisan, Bunga Tembelekan, Bunga Lavender, Serai, Kayu Putih, dan Kemangi. Selain menambah segar dan cantik pemandangan di sekitar rumah, juga bisa sangat bermanfaat untuk mengusir nyamuk-nyamuk tersebut. Apalagi bunga Lavender seperti di bawah ini, selain wangi juga cantik warna bunganya kan.


Bunga Lavender pengusir nyamuk (dok.pixabay)

Seperti yang dijelaskan pula oleh ibu Menteri Nila L Moeloek, bahwa tumbuh-tumbuhan sangat bisa kita manfaat untuk mencegah perkembangbiakan larva atau nyamuk. Dan menurut cerita beliau, bahkan di daerah pedalaman Timika di Papua, minyak Babi bisa juga digunakan untuk mencegah gigitan nyamuk. Tapi untuk seorang muslim seperti aku ini, bisa juga dengan menggunakan minyak serai yang sudah jadi.


Ibu Nila L Moeloek bersama dr. Gia (dok.pri)

Cara lainnya yaitu bisa juga dengan menggunakan Lavitrap, nah ada yang sudah tahu apa itu Lavitrap?
Lavitrap adalah alat yang digunakan sebagai perangkap larva atau nyamuk, dan pembuatannya juga sangat mudah dan murah. Karena bahannya merupakan limbah botol plastik air mineral. Selain botol plastik bekas, bahan lainnya yaitu kain kasa, kantong plastik hitam, air ragi dan gula merah.

Cara pembuatannya yaitu :
  • Siapkan botol air mineral bekas ukuran 1500 ml, lalu gunting bagian atas botol yang menyerupai corong dan botol dalam keadaan tertutup (tutup botolnya jangan dibuka)
  • Lalu potong juga botol bagian bawahnya, sehingga bagian tengah akan membetuk pipa dengan kedua sisi bolong
  • Lalu satukan bagian atas yang menyerupai corong ke bagian tengah botol tadi, tapi dengan posisi tutup botol di bawah atau berada didalam botol
  • Rekatkan keduanya dengan menggunakan lakban hitam agar bisa menempel lebih kuat
  • Kemudian tutup bagian yang terbuka dengan menggunakan kain kasa, dan rekatkan kain kasa dengan menggunakan steples dan rekatkan lagi dengan lakban agar lebih kuat
  • Lalu bungkus botolnya dengan menggunakan plastik hitam, tujuannya adalah agar nyamuk mau mendekat, karena nyamuk lebih menyukai benda yang berwarna hitam
  • Rekatkan lagi plastik hitam dengan botol menggunakan steples di bagian kedua sisi yang bolong. 

Langkah selanjutnya, isi botol tersebut dengan air campuran ragi dan gula merah, diamkan di sudut-sudut ruangan rumah, sampai 1-2 minggu. Jika terlihat sudah banyak jentiknya, kocok-kocok air didalamnya agar si jentik mati dan buang di tempat yang terpapar sinar matahari, jangan dibuang di got yang ada airnya. Nah kurang lebih seperti dibawah ini bentuk Lavitrap yang sudah jadi :


Bentuk botol Lavitrap (dok.pri)

Secara umum pencegahan di lingkungan rumah selain selalu diadakan gerakan pemeriksaan jentik (Jumantik), juga bisa dengan menggunakan semprotan fogging yang harus dilakukan sebelum adanya korban, dan pastikan kalau obat foggingnya adalah obat asli untuk memberantas nyamuk. 

Selain mencegah perkembangbiakan nyamuk diatas, kita juga tentu harus mencegah penyakit dbd yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti di dalam tubuh kita. Hal ini dijelaskan oleh dr. Gia Pratama. Dimana informasi yang dijelaskan oleh dr. Gia adalah mengenai kondisi tubuh kita, karena penyakit DBD tidak akan langsung terkena dampaknya secara langsung.

Jadi sangat disarankan kalo untuk pencegahan di dalam tubuh kita yaitu dengan menjaga pola hidup yang sehat. Lakukan aktivitas tubuh setiap hari, lalu berolahraga secara rutin dan pola makan yang sehat. Dan dibawah ini beberapa hal yang harus kita waspadai pada gejala awal penyakit DBD adalah :

  • Tiba-tiba demam tinggi secara mendadak dan berlangsung sepanjang hari
  • Nyeri atau sakit kepala,
  • Nyeri pada saat mengerakkan bola mata dan juga nyeri pada punggung
  • Biasanya juga akan ditandai adanya bintik merah tapi tidak timbul (merata)

Kurang lebih seperti itulah gejala yang ditimbulkan, jadi apabila suhu badan panas berkepanjangan, kita harus langsung waspada. Namun kita juga jangan sampai terkecoh, karena ada fase dimana kita akan merasakan suhu badan mulai turun panasnya, tapi justru disaat ini lah kita sedang ada dalam masa kritis, dan biasanya malah kita akan menganggap kalau suhu badan telah kembali normal dan kita pasti akan menganggap bisa menjalankan aktivitas kembali.

Padahal disaat itu bahaya virus DBD akan menyerang tubuh kita, jadi jangan dianggap sepele mengenai hal ini, kita harus tetap ambil tindakan untuk memeriksakan diri ke dokter, dan biasanya dokter pun akan menganjurkan untuk melakukan cek darah segera. Nah jika kita merasa demam kembali setelah melakukan pengobatan, tidak perlu khawatir karena disaat ini justru kita sudah melewati fase penyembuhan.

Jadi bersama-sama mari kita cegah penyakit Demam Berdarah Dengue dengan melakukan berbagai macam pencegahan diatas mulai dari memberantas atau memutuskan rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti, minimal kita harus membiasakan diri dengan melakukan 3 M yaitu :
  1. Menguras tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, aquarium, dan tempat yang terdapat genangan air yang ada di lingkungan rumah
  2. Menutup tempat-tempat penampungan air bersih, baik yang ada di dalam atau diluar rumah, agar nyamuk betina tidak dapat menurunkan telurnya
  3. Mengubur barang-barang bekas yang bisa menjadi penyebab timbulnya genangan air seperti kaleng bekas atau wadah plastik.


Baiklah semoga informasi ini berguna dan bermanfaat untuk kita semua, mari cintai keluarga dan kebersihan lingkungan rumah, mulai dari diri kita sendiri. Salam healthies....


Rabu, 06 Februari 2019

Sarapan Sehat Dan Praktis Dengan Semangkuk Nestum Healthy Bowls

Kedua orangtua ku selalu mengajarkan aku untuk sarapan setiap pagi, karena sarapan itu sangat penting dan bisa membuat kerja otak menjadi lebih baik. Dan aku yakin semua orang pun akan berpendapat sama, namun apakah kita sudah paham seperti apa sarapan yang sehat dan bergizi itu. 

Makan apa pun bisa yang penting sudah sarapan, ada yang sarapan dengan makanan yang berat atau nasi dan lauk pauk atau ada juga yang kebiasaan sarapannya dengan gorengan. Bahkan ada juga yang hanya dengan minum teh manis atau kopi saja sudah merasa cukup, itu sih namanya bukan sarapan yah, tapi basahin mulut doang. Hehehe.... 

Yaahh....seperti itulah kebiasaan sebagian orang-orang Indonesia. Dan yang paling sulit diubah itu sarapan makan makanan gorengan dan teh manis atau teh tawar panas. Padahal sarapan seperti itu, tentu sangat tidak dianjurkan oleh para ahli gizi dan kesejatan, karena sangat tidak baik untuk kesehatan.

Kita pasti tahu kan bahaya penyakit akibat dari konsumsi makanan yang salah, sampai aku suka berfikir kalau gorengan itu racun, apalagi teh manis. Tapi kenapa yah sangat sulit untuk move on dari gorengan. Aku sendiri contohnya, walaupun sudah tahu tentang resikonya dan walaupun tidak setiap hari makan gorengan, tapi sesekali aku masih suka makan.

Padahal aku maunya sih stop sama sekali, tapi memang susah. Apalagi suamiku, paling ga bisa kalau dalam satu hari gak ketemu gorengan, terkadang aku sering marah kalau dia sudah kayak ketergantungan banget. Nah untungnya beberapa beberapa hari yang lalu aku diundang untuk hadir di event Nestum 101 Healthy Bowls.

Event Nestle Nestum 101 Healthy Bowls (dok.pri)

Event tersebut diselenggarakan oleh Nestle Indonesia di Glass House 8th Level, The Rich Carlton Hotel, SCBD. Tepatnya yaitu pada tanggal 29 Januari 2019. Penyelenggaraan event ini dalam rangka meluncurkan Nestum 101 Healthy Bowls, yaitu suatu gerakan atau kumpulan yang mengajak masyarakat untuk membuat kreasi sarapan sehat dan praktis tapi tetap lezat.

Nah kebetulan sekali kan, karena beberapa hari ini aku juga sedang memikirkan untuk merubah pola makan dan sarapan ku. Seperti yang sudah aku ceritakan diatas, bahwa betapa sulit buat aku dan suami untuk move on dari yang namanya gorengan. Jadi buat ku ini kesempatan sekali bisa hadir di event Nestum 101 Healthy Bowls ini.

Hasil kreasi Nestum Healthy Bowls Aku dan Partner (dok.pri)

Karena jujur saja, aku butuh masukan mengenai sarapan yang sehat dan seharusnya tuh yang seperti apa sih. Jadi pada event tersebut ada 3 sesi acara yaitu pada sesi pertama ada demo masak bersama chef Steby Rafael, dan menu kreasi nestum yang di praktekkan ada 5 macam, yaitu :
  • Nestle Nestum Bubur Ayam Kari
  • Nestle Nestum Uduk
  • Nestle Nestum Ayam Jamur
  • Nestle Nestum Lapis (Parfaits)
  • Nestle Nestum Panekuk
Waaahhh sangat beragam sekali yah menunya, nah itu dia kelebihan Nestum. Dengan hanya berbahan dasar Nestum, kita bisa kreasikan rasanya menjadi bermacam-macam menu. 

Chef Steby Rafael (dok.pri)

Salah satu menu masakan chef Steby, Nestum Bubur Ayam Kari (dok.pri)

Kemudian acara kedua dilanjutkan dengan lomba kreasi membuat menu sarapan dari Nestum. Jadi kita para undangan membuat kreasi sarapan dengan bahan utama nestum dan bahan-bahan tambahan lainnya yang sudah disediakan. Semuanya berpasang-pasangan, bahkan ada yang pasangan sama suami sendiri, wiiiihhh seru kan kalau bisa kompak dengan suami. Jadi suaminya bisa bantu-bantu istrinya membuat sarapan sehat pake Nestum di rumah... Hehe.

Dan terakhir adalah acara Talkshow dengan menghadirkan beberapa orang narasumber, salah satu diataranya yaitu dr. Rita Ramayulis, DCN, M. Kes dan beliau juga seorang ahli gizi. Beliau menjelaskan bahwa "Bila kita mengkonsumsi makanan sehat pada saat sarapan, maka kita bisa merasakan manfaat yang lebih, baik itu dari sisi Fisiologis atau pun Psikologis, dibandingkan jika hanya sarapan dengan hanya minum susu saja, teh manis atau kopi."

Dr. Rita Ramayulis, Ahli Gizi (dok.pri)

Nah jadi ternyata menurut data yang disampaikan sebelumnya oleh ibu Windy Cahyaning Wulan sebagai Business Executive Officer Dairy Nestle Indonesia, bahwa menurut faktanya ada sekitar 76%nya penduduk Indonesia yang mengkonsumsi sarapan di pagi hari, belum memilih menu sarapan yang sesuai dengan Golden Standart Breakfast, yaitu menu sarapan harus terdiri dari makanan dan minuman, bukan mengkonsumsi salah satunya saja.

Nah betul banget, karena mengkonsumsi makanan untuk sarapan itu selain bisa meningkatkan peredaran darah juga akan membuat distribusi oksigen dan zat-zat gizi menjadi lebih baik lagi. Selain itu, Dr. Rita Ramayulis juga menjelaskan lagi, bahwa dengan adanya asupan makanan di pagi hari saat sarapan, maka akan membuat kerja otot dan otak akan lebih baik lagi, serta juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif seperti daya ingat kita akan lebih baik dan lebih fokus.

Nah bagi yang mau diet, bisa juga mengkonsumsi Nestum sereal ini, karena daya pada saat proses pelumatan makanan dapat menurunkan hormon Grealin, yaitu hormon yang berperan menstimulasi nafsu makan dan meningkatkan hormon Cholecytokini yang mampu menurunkan nafsu makan loh. Jadi dengan kita mengkonsumsi makanan sehat setiap sarapan yang mengandung multigrain, serat pangan, vitamin, dan mineral, maka perut kita akan merasa kenyang dalam waktu cukup lama, ujar dr. Rita Ramayulis lagi.

Kenapa pilihannya harus Nestum?

Karena produk Nestum ini berupa bubur sereal untuk sarapan dengan Grainsmarta.
Nah apa itu Grainsmarta?
Grainsmarta merupakan kombinasi unik dari Multigrains yang terdiri dari gandum utuh, beras, jagung, serat pangan, vitamin dan mineral. Oleh karena itu lah Nestum hadir di Indonesia untuk mendukung komitmen Nestle dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan berkontribusi untuk hidup yang lebih sehat lagi.

Tiga orang Narasumber dalam event Nestum 101 Healthy Bowls (dok.pri)

Ide mengenai kreasi sarapan sehat bersama Nestum ini adalah terinspirasi oleh keanekaragaman kuliner Indonesia dan cita rasa masakan Nusantara, jadi dengan berbagai olahan dari bahan dasar Nestum ini, keluarga Indonesia bisa memanfaatkan bahan-bahan lainnya, seperti buah-buahan, ayam dan lain-lain. Jadi keluarga pun tidak akan bosan jika setiap hari sarapan dengan mengkonsumsi sereal Nestum.

Untuk varian Nestle Nestum ini terdiri dari berbagai varian rasa, yaitu :
  1. Nestle Nestum Porrige, yaitu rasa manis dan original
  2. Nestle Nestum 3 in 1, yaitu rasa susu, susu dan pisang, serta susu dan coklat.

Varian Nestle Nestum (dok.pri)

Kemudian diperjelas lagi oleh ibu Eka Herdiana sebagai Corporate Nutritionist Nestle Indonesia, bahwa "Gizi yang terkandung dalam satu mangkuk Nestle Nestum setara dengan protein dari satu gelas yogurt, kalsiumnya didapat dari satu gelas susu dan serat makanan dalam satu lembar roti gandum".

Nah sudah bisa dipastikan dong, kalau Nestum ini sudah mencukupi kebutuhan serat dan multivitamin yang dibutuhkan tubuh kita. Baiklah semoga informasi ini bermanfaat dan semoga masa depan anak Indonesia semakin sehat serta gizinya terpenuhi hanya dengan mengkonsumsi semangkuk Nestum Healthy Bowls setiap hari.