Rabu, 19 Desember 2018

Mineski Kembangkan Industri Esport Di Indonesia

Untuk yang kesekian kalinya dalam tulisan ini, aku akan membahas tentang perkembangan tekhnologi dalam industry Esport. Beberapa waktu yang lalu aku juga pernah membahas tentang kompetisi esport di Asia Pacifik Predator League 2019

Mineski Talent Esports Indonesia (dok.pri) 

Nah dalam tulisan ku kali ini, aku akan bahas lebih detail tentang Industri esport, yang di kemas dengan baik oleh Mineski Indonesia dalam bidang Talent Management dengan melahirkan MET Entertainment. Mineski merupakan suatu organisasi Esport Profesional terbesar di Asia Tenggara.

MET Entertainment (dok.pri)

Sampai saat ini, Mineski telah hadir di 4 negara yaitu Filliphina, Thailand, Malaysia dan sekarang sejak April 2017 mulai merambah ke Indonesia. Alasan Mineski melirik Indonesia sebagai tempat yang dapat memperkuat posisinya dalam bidang Industri Esport adalah, karena Mineski melihat adanya perkembangan yang pesat beberapa tahun ke belakang.

Menurut laporan Newzoo pada tahun 2017 yang lalu, Indonesia merupakan salah satu negara yang berhasil menempatkan posisi ke 16 dalam daftar pasar game besar. Ada sekitar 43 juta gamers di Indonesia dengan total pendapatan Industri Esport di Indonesia mencapai USD 879 juta. Waaawww….angka yang sangat menakjubkan untuk ajang permainan games yah.

Gamers Esport Indonesia (dojl.

Aku jadi teringat pada jaman dulu, para orangtua akan selalu merasa khawatir pada anak-anaknya yang ketagihan main game. Sebagai orangtua pun, aku juga mengkhawatirkan hal itu, bagaimana cara mereka mengatur jadwal befrmain games dan sekolah. Akan tetapi seperti yang aku katakan diatas, bahwa sekarang jaman sudah sangat berubah. Kita dan anak-anak harus bisa mengkondisikan keadaan tersebut, dengan mengarahkan anak-anak kearah kegiatan yang positif tanpa harus meninggalkan tanggung jawabnya. 

Perkembangan teknologi di berbagai bidang termasuk Industri Esport dapat memberikan kontribusi yang baik dan dapat membawa nama Indonesia semakin dikenal di negera-negara diluar Asia. Hal tersebut juga menjadi komitmen Mineski untuk memajukan Industri Esport di Indonesia mulai dari sudut bisnis dan pencarian talenta baru.

Oh iya, jika kalian masih ingat ya, di ajang Asean Games beberapa waktu yang lalu, cabang atletik Esport Indonesia menduduki peringkat ke 2. Nah hal tersebut juga menjadi alasan mineski untuk bisa mengembangkan Industri esport di Indonesia. Seperti yang di kemukakan oleh Agustian Hwang sebagai Country manager MET Indonesia, yang aku temui dalam event yang diselenggarakan oleh Mineski Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Agustian Hwang (dok.pri)

Beliau berpendapat bahwa, “Melihat perkembangan Industri Esport yang semakin pesat, maka Mineski akan melakukan investasi secara agresif dalam beberapa tahun kedepan, tujuannya adala untuk lebih mempercepat pertumbuhan esport di Indonesia untuk dapat mengejar negara lain yang sudah maju, dengan berbekal pengalamannya selama 14 tahun di ekosistem esport.”

Sampai saat ini, Mineski sudah memiliki 3 cabang bisnis utama yaitu : Minesti Infinity, MET dan Mineski Profesional Team. Dan yang sedang menjadi sorotan Mineski Indonesia dari ketiga bisnis diatas yaitu MET. Dimana pada cabang MET tersebut, minesmi berencana akan menyelenggarakan event-event raksasa di Indonesia, diantaranya Garuda Cup, Indoensia Profesional Gaming League (IPGL) dan Jakarta Masters. Untuk Jakarta Masters, sudah termasuk dalam rangkaian The masters yang diambil dari suatu event di Manila Masters Filiphina. Oleh karenanya, Mineski berencana akan mengadakan event tersebut di 2 negara, salah satunya di Indonesia, pada tahun 2019 nanti.

Dan demi menyukseskan event MET ini, Mineski menjalin kemitraan dengan beberapa star up dan profider terkemuka di Indonesia, yaitu GO-JEK, Tokopedia, Telkomsel dan Tencent. Dari penjelasan pihak Telkomsel, bahwa pendapatan tertinggi pelanggan Telkomsel berasal dari Segmen Gaming, yang telah mencapai 34% lebih dari 60 juta pelanggan yang memainkan game di ponsel mereka setiap bulannya.

Dalam industri game tersebut, pangsa pasar Telkomsel juga berhasil naik sebanyak 22%. Nah terbukti kan dari sumber data tersebut, bahwa gamers di Indonesia sedang sangat berkembang dengan pesat. Jadi, tidak salah sasaran dong kalau Mineski berekspansi ke Indonesia, dan mendukung Tim Gaming untuk berkembang menjadi lebih besar. Dan saat ini, Mineski memiliki Tim Esport terbaik di berbagai game seperti : League Of Legent, CS:GO dan DOTA 2.



Dari kegiatan terbesarnya tersebut, maka tak heran jika Mineski dijuluki tim Esport Primer di kancah dunia. Hal menarik lainnya, dukungan dari salah satu star up seperti Tokopedia, yang saat ini sedang memiliki kegiatan serupa yaitu berupa turnamen “Tokopedia Battle Of Friday”, yang bertujuan untuk memajukan Industri Esport di Indonesia. Waawww…semakin mengharum saja dong nama Indonesia dimata Dunia dengan kehadiran para penggiat gamers yang sangat tak disangka akan menjadi fokus utama dalam bisnis indusntri esport Indonesia.

Pada awalnya, fokus utama yang dikembangkan oleh Mineski adalah Cybercafe dan Mineski Infinity. Cybercafe merupakan tempat atau Markas bertemunya para gamers-gamers lokal yang ingin berkembang dan profesional sedangkan Mineski Infinity, telah berhasil menghadirkan talenta gamers baru dan terbaik, dan sudah memiliki 150 cabang yang tersebar di keempat negara tadi.

Nah sedangkan dalam MET, Mineski memiliki 2 produk utama yaitu : MET Event dan MET Entertainment. Dalam MET Event telah mengadakan lebih dari 20 event esport dengan skala internasional yang dimulai dari sejak 2017. Sedangkan MET Entertainment yang bergerak di bidang Talent Management, akan membina dan mengembangkan bakat dan kemampuan para talent di Indonesia, sehingga bisa sejajar dengan Talent Esports Internasional.

Hhhmmm…ini suatu peluang yang sangat bisa dimanfaatkan dengan cantik dong untuk para gamers-gamers sejati di Indonesia, agar kemampuannya dalam mengasah otak melalui ajang Esports Games bisa membawanya ke tingkat profesional dan membawa nama baik Indonesia sampai ke penjuru dunia.

0 komentar:

Posting Komentar