Sabtu, 11 Agustus 2018

Dompet Dhuafa Tebar Hewan Kurban Sehat dan Berkualitas

Hari raya Idul Fitri belum lama berlalu, tidak terasa sebentar lagi umat Islam akan merayakan hari raya Idul Adha. Saatnya bagi sebagian umat Islam yang mampu, bisa memberikan sebagian rezekinya untuk berkurban.

Memberi kesempatan kepada sebagian umat yang jarang merasakan nikmatnya makan daging. Mungkin bagi sebagian masyarakat yang mampu, makan daging itu sudah biasa. Namun bagi sebagian masyarakat yang kurang mampu, nikmatnya makan daging itu, hanya dapat dinikmati satu tahun sekali atau bahkan tidak pernah sama sekali. 

Apalagi beberapa hari yang lalu, kita mendengar kabar duka dari saudara-saudara kita yang berada di Lombok. Mereka sedang di terpa bencana Gempa yang cukup dahsyat. Selain banyaknya  korban yang meninggal, juga banyak korban luka-luka ringan sampai berat.

Serta kerugian materil yang harus mereka terima, akibat dari kehilangan atau rusaknya tempat tinggal dan tempat-tempat usaha, yang dijadikan ladang untuk mencari nafkah setiap harinya.

Tentunya akibat dari bencana tersebut, membuat mereka harus berlapang dada untuk tidak bisa merayakan hari raya kurban, seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Aku sendiri sangat miris untuk membayangkan bagaimana dengan nasib mereka, yang konon katanya untuk tidur saja hanya beralaskan terpal.

Sementara kita disini masih bisa menikmati makanan yang enak, tempat tidur yang nyaman dan Alhamdulillah selalu dalam lingungan-Nya.

Akan tetapi, jika ada diantara kita yang hatinya terketuk untuk memberikan sebagian dari rezekinya untuk mereka yang sedang sangat membutuhkan uluran tangan kita. In Sha Allah akan ada jalan untuk kita dapat membantu mereka.

Kebetulan sekali, beberapa hari yang lalu aku mengikuti SocioTrip Kubanesia 2018 yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa.

Akhirnya sekarang aku jadi lebih tahu mengenai tujuan dan program-program yang dibuat dalam kegiatan Dompet Dhuafa sebagai Lembaga Amal Zakat.




Berhubung sebentar lagi kita akan menyambut hari raya Idul Adha, maka tidak ada salahnya jika kita wajib mengetahui beberapa hal tentang hewan kurban yang akan dijadikan ladang amalan kita.

Dan tentunya kita juga harus mencari tahu tempat yang lebih amanah dalam membeli hewan Kurban, agar amalan kita tepat pada sasaran serta bersumber dari tempat atau peternakan hewan kurban yang aman dan berkualitas.

Dulu aku tidak pernah berfikir, bahwasannya dalam memilih hewan kurban itu ternyata ada beberapa persyaratan yang harus kita perhatikan sebelum membeli. Tentunya persyaratan yang sesuai dengan syariat islami, yaitu :

  1. Membeli hewan kurban yang diperbolehkan dalam syariat Islam, yaitu bahimatul an’nam (binatang ternak) seperti : Sapi, Kambing, Domba dan Unta
  2. Status kepemilikan atau proses mendapatkan hewan tersebut harus halal, misalnya bukan hewan curian atau bukan membeli dari uang hasil Riba
  3. Kondisi hewan harus sehat dan tidak mengalami cacat fisik serta berat badan hewan harus sudah mencukupi, misal untuk kambing dan domba biasa minimal 23 kg, dan kambing dan domba premium minimal 29 kg. Sedangkan untuk sapi minimal 200–300 kg
  4. Usia hewan kurban harus sudah mencucupi, misal : untuk sapi genap 2 tahun, untuk kambing genap 1 tahun dan untuk domba genap 6 bulan
  5. Sedangkan bagi yang mau gabungan, maka disesuaikan dengan keadaan ekonomi kita masing-masing, untuk yang berkurban kambing atau domba maka harus perorangan (individu) dan untuk yang mau berkurban sapi harus ada batasannya yaitu 1 sapi maksimal untuk 7 orang pekurban.


Dari kelima persyaratan diatas, salah satu hal yang paling penting adalah tentang kesehatan hewan atau fisik hewan.  Untuk mengetahui fisik hewan yang bagus tentunya kita akan melihat terlebih dahulu tempat pemeliharaannya kan.

Proses Quality Control Hewan Kurban Dompet Dhuafa 

Pada Sociotrip kurbanesia Dompet Dhuafa kemarin, aku dan teman-teman blogger dari Jakarta dan Bandung, berkunjung ke suatu desa yang berada di daerah Subang, tepatnya yaitu di Kebun Indonesia Berdaya Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang Jawa Barat.


Pondok Kebun Indonesia Berdaya dan Mushola (dok.pri)

Disana aku menyaksikan langsung tempat pemberdayaan hewan kurban yang dikelola Dompet Dhuafa bersama masyarakat di desa tersebut.

Kemudian aku jadi semakin yakin dan percaya bahwa didalam pengelolaannya, peternakan tersebut sudah memenuhi salah satu syarat hewan yang layak untuk dikurbankan.

Namun sebelum menuju tempat peternakan hewan kurban, aku dan rombongan sempat menikmati sajian nikmat makanan khas perkampungan disana, seperti nasi timbel, ikan asin, ikan goreng dan ayam goreng serta lalapan dan sambal serta cemilan lainnya.

Didalam sajian tersebut juga ada buah Nanas dan Naga yang merupakan hasil dari perkebunan yang dikelola oleh para petani yang menjadi mitra Dompet Dhuafa di Desa Cirangkong tersebut.


Buah Nanas dari Pertanian Kebun Indonesia Berdaya (dok. Said) 

Perkebunan seluas 10 hektar ini disebut Kebun Indonesia Berdaya, yang termasuk dalam program ekonomi dari Dompet Dhuafa untuk pemberdayaan sektor pertanian. 


Kebun Indonesia Berdaya Dompet Dhuafa (dok.pri)

Setelah selesai menikmati hidangan makan siang, kemudian kami semua langsung menuju peternakan kambing dan domba dengan berjalan kaki, karena tempatnya tidak terlalu jauh dari tempat perkebunan tadi.

Diperjalan menuju kesana, aku berencana akan selalu menutup hidungku selama disana. Karena disana, aku pasti tidak akan kuat dengan bau kotoran kambing, apalagi baru selesai makan siang kan tadi.

Tapi setelah sampai disana, aku cukup tercengang melihat begitu rapihnya kandang-kandang kambing dan domba di Sentra Ternak Subang. Ada 3 kandang yang mempunyai fungsi berbeda untuk semua kambing yang dipelihara.


Kandang Sentra Ternak Subang (dok.pri)



Kandang pertama disebut Kandang Pembibitan, semua kandang disana terlihat penuh terisi kambing dan domba yang sedang dalam proses pembibitan, terbukti di beberapa kandang terdapat ada induk dan anak kambing yang masih kecil-kecil, serta kambing yang sedang mengandung.


Kandang Pembibitan (dok.pri)

Kandangnya tampak bersih dan rapih serta terawat, jadi tidak menimbulkan bau kotoran yang menyengat. Waahh ternyata, apa yang aku pikirkan tadi tuh salah, aku malah betah berlama-lama disana sambil foto-foto dan memperhatikan anak kambing yang lucu lucu itu.


Kandangnya bersih dan rapih (dok.pri)

Kemudian di Sentra Ternak Subang tersebut, ada 2 kandang yang disebut Kandang Penggemukan. Nah dikandang ini, khusus untuk kambing dan domba yang sudah siap diberi nutrisi dari makanan yang diolah sendiri yaitu campuran dari kulit nanas, jerami, dedak serta diberi sedikit pupuk urea agar pertumbuhannya bagus dan gemuk.


Kandang Penggemukan (dok.pri)


Namun untuk selingan kambing-kambing itu pun diberi makan rumput hijau atau dedaunan hijau.

Selain pemberian makanan yang bernutrisi, kandang-kandangnya juga sangat terawat kebersihannya. Kotoran-kotaran hewannya selalu dibersihkan setiap hari, dan kotoran tersebut dikumpulkan untuk dibuat pupuk kompos. 

Pupuk kompos dari kotoran hewan tersebut lalu dipakai untuk menyuburkan tanah di Kebun Indonesia berdaya.


Rumah Kompos untuk mengolah kotoran hewan (dok.pri)

Selain tempat pemeliharaan yang baik, hewan-hewan disana juga selalu di tes kesehatannya secara berkala oleh dokter hewan, untuk memastikan bahwa hewan-hewan tersebut layak untuk dijadikan hewan kurban atau layak dijual.

Untuk menjaga ketelitian dalam proses Quality Control-nya, Dompet Dhuafa bekerjasama dengan masyarakat yang disebut Mitra Ternak.

Kemudian dibuatlah 3 kelompok mitra ternak, yaitu : per kelompok terdiri dari 10 orang yang masing-masing akan memelihara 10 ekor kambing atau domba. Tapi dari 10 orang ini, 5 orang memelihara di rumahnya masing-masing dan 5 orang lagi memelihara di peternakan Sentra Ternak Subang.

Akan tetapi untuk mitra ternak yang memelihara di rumahnya, akan di seleksi dulu melalui proses seleksi studi kelayakan. Jadi rumahnya akan dicek luasnya dan juga akan dilihat berapa tanggungan keluarganya.

Dari penjelasan ini, terbukti kan ketelitian Dompet Dhuafa untuk menentukan Mitra Ternak saja tidak bisa sembarangan.

Setelah melalui proses Quality Control, dan hewan-hewan tersebut sudah cukup umur dan bobotnya, maka hewan-hewan tersebut siap untuk dijual dengan harga berkisar Rp. 1.975.000 untuk Domba atau Kambing yang Standar atau biasa dan Rp. 2.975.000 untuk Domba atau Kambing Premium.


Daftar harga Sapi dan Kambing di Dompet Dhuafa (Instagram:DD)

Untuk menyalurkan hewan-hewan tersebut, maka dalam program ekonomi Dompet Dhuafa, dibuat lah program yang disebut Tebar Hewan Kurban (THK).

Tentang Dompet Dhuafa dan Programnya

Dompet Duafa merupakan lembaga nirlaba yang didirikan oleh beberapa masyarakat Indonesia yang bertujuan mengangkat harkat social kemanusiaan kaum dhuafa dari dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf), melalui kegiatan dalam pemanfaatan sumber daya lokal.

Saat ini Dompet Dhuafa juga telah memperluas jaringan ke 21 provinsi yang ada di Indonesia, dimana kantor perwakilannya ada di 5 negara yaitu : Hongkong, Australia, Jepang, Amerika serikat dan Korea Selatan.

Didalam kegiatannya, Dompet Dhuafa didukung oleh 60.000 ribu pendonor dari kalangan ekonomi mapan, Profesional dan berpendidikan.

Kegiatannya mencangkup 4 program, yaitu :

Program Kesehatan
Dalam program ini, Dompet Dhuafa mendirikan berbagai lembaga kesehatan, untuk melayani seluruh masyarakat dengan memberikan sistem yang mudah dan tertata dengan baik. Misalnya yaitu dengan adanya Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) di Ciputat dan Rumas Sakit Sehat Terpadu di Masjid Sunda Kelapa

Program Pendidikan
Dalam program ini, Dompet Dhuafa bertujuan ingin mencerdaskan masyarakat kaum dhuafa dengan mendirikan berbagai jaringan program pendidikan gratis serta beasiswa untuk siswa kurang mampu yang berprestasi

Program Ekonomi
Merupakan program kepedulian untuk kaum dhuafa yang bertujuan untuk memutuskan rantai kemiskinan di Indonesia, melalui program pemberdayaan agar tercipta adanya lapangan kerja baru, khususnya di daerah pedesaan atau masyarakat terpencil. Misalnya dengan membuat peternakan dan pertanian serta UMKM & Industri Kreatif

Pengembangan Sosial
Program ini dibuat untuk memberikan pelayanan pada masyarakat sebagai makhluk sosial, serta mewadahi para relawan untuk membantu para masyarakat atau daerah-daerah yang tertimpa bencana alam.

Diantara keempat program diatas, program Sociotrip Kurbanesia ke tempat yang aku kunjungi kemarin adalah termasuk ke dalam Program Ekonomi. 

Dan dalam program ekonomi tersebut salah satunya yang sedang atau akan dijalankan oleh Dompet Dhuafa yaitu Tebar Hewan Kurban, hal ini mengingat akan datangnya Hari Raya Idul Adha.

Tentang Program Tebar Hewan Kurban (THK) 

Program Tebar Hewan Kurban (THK) ini sudah ada dari sejak tahun 1994, dimana penyebarannya meluas ke berbagai wilayah yang ada di Indonesia. Dari mulai masyarakat di perkotaan, sampai ke pelosok pedesaan atau masyarakat terpencil.

Pada awalnya program THK ini disebut Menebar 999 Hewan Kurban. Namun pada tahun 1998, telah berganti menjadi Tebar Hewan Kurban. Tujuan dibuatnya program THK ini adalah untuk mendistribusikan berkah hewan-hewan kurban ke daerah terpencil, agar masyarakat yang membutuhkan ikut merasakan kelezatan dari daging hewan kurban. 

Alhamdulillah sampai saat ini, program Tebar Hewan Kurban ini masih berjalan atas kepercayaan dari para pendonor yang selalu setia menyalurkan sebagian dari rezekinya melalui  program ekonomi dari Dompet Dhuafa.

Sebagai contoh pada tahun 2017 lalu, hewan kurban tersebar di 1310 desa, 455 kecamatan, 118 kabupaten, dan 19 provinsi di Indonesia. Waaaww…Aku tidak menyangka, penyalurannya sangat luas sekali dan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.

Dan ternyata selain disebar ke seluruh wilayah Indonesia, program THK ini juga disebar ke luar negara-negara seperti : Filliphina, Myanmar, Timor Timur, dan Palestina, dengan total 683.760 jiwa dapat merasakan atau menikmati daging dari hewan-hewan kurban tersebut.

Baiklah demikian info yang bisa aku sampaikan kepada para pembaca semua, semoga dengan adanya informasi ini, dapat mengetuk hati kita semua untuk bisa berkurban di tahun 2018 ini, dengan kerendahan dan keikhlasan hati kita untuk saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan. 

Dan semoga kita juga bisa menentukan tempat pembelian hewan kurban yang amanah seperti di Dombet Duafa #KurbanDiKitaAja. Untuk info lebih lanjut, bisa di lihat di link :
kurban.dompetdhuafa.org

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua yaaa….Aamiin.



Sumber penulisan kurbanesia :

www.dompetdhuafa.org
www.satwapedia.com
5 syarat hewan kurban yang wajib anda penuhi
www.novitania.com
Tentukan Lokasi Berkahmu di Kurbanesia Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa


34 komentar:

  1. Wah semoga programnya terus berkembang ya Mba karena bermanfaat banget utk umat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sangat-sangat bermanfaat ya mba, memudah kita untuk beramal.

      Hapus
  2. Tempatnya enak buat uzlah,,, apalagi udah ada lahan buat bertani dan beternak. cocok banget klo pensiun di tempat seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini cita-cita aku banget mas, penegn punya rumah dipedesaan kek didaerah perkebunan subang ini.

      Hapus
  3. Penyebaran hewan kurban dari program Dompet Dhuafa ini, sangat luas yah ternyata. Nggak hanya untuk Indonesia aja, tapi bisa sampaikan ke luar negeri

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya aku juga tidak menyakangka mba, sangat luas jangkauannya.

      Hapus
  4. Duhhh asyiknyaa bisa kesana ya,,btw itu kebunnya luas banget ya terus dombanya juga sehat2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba sangat luas, sayang pas kesana lagi ga musim panen. Iya itu dombanya bersih dan gemuk-gemuk.

      Hapus
  5. Berkurban bukan hanya sekedar melaksanakan perintah agama akan tetapi juga bisa memberikan senyum kebahagian

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe...betul mpo, senyum bahagia karena kita sudah tenang yah kalo sudah beramal.

      Hapus
  6. bener ya kalau lihat peternakannya, kandang semua bersih dan rapi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyup betul sekali karena perawatannya sangat dijaga

      Hapus
  7. keren banget dompet dhuafa , aku baru tau ada kandang pembibitan segala ini , mantap bisa diajakin kesana kesyukuran tersendiri ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya aku dan teman-teman sangat menikmati saat disana, suasananya bikin betah, tapi sayang kita pulang cepat.

      Hapus
  8. Perjalanan yang seru ya Mba, apalagi bisa berkunjung ke peternakan Dompet Dhuafa ini memberi banyak pengalaman dan ilmu ya Mba, jadi tahu ternyata ada kandang pembibitan dan juga penggemukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya...perjalanannya sangat berfaedah, walaupun cukup jauh yah. Tapi engga apa-apa, yangbpenting hatiku senang

      Hapus
  9. Wah saya baru tau Dompet Dhuafa memiliki perternakan, insya allah akan memberikan banyak berkah yaa, aamiin ya Rabb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin....iya mba, peternakan sangat terawat juga hewan-hewan ternaknya. Jadi bikin pengen kurban di Dompet Dhuafa deh.

      Hapus
  10. ini kebun yang luas banget ya pastinya. Terus diintegrasi dengan gdget untuk berkurban, keren! Kapan ya diundang juga!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga nanti ada gilirannya buat mas unggul singgah ke tempat ini yah. aslinya bikin betah loh mas.

      Hapus
  11. Kalau beli di Dompet Dhuafa insyaAllah hewannya bagus2 dan penyalurannya pun tepat. Wah seneng banget bisa main ke kebunnya juga. Bawa pulang nanas gak mbak? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bawa dong mba, nanasnya enak manis banget. Iya hewannya terawat dan terpercaya deh buat kurban di Dompet Dhuafa

      Hapus
  12. Luas banget ya mbak perkebunn dan peteernakannya. Dompet dhuafa mkin melebarkan sayap, smg makin banyak yg terbantu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Insha Allah dimana saja dompet dhuafa ada, masyarakat kecil akan merasa terbantukan.

      Hapus
  13. Tanpa terasa ya sebentar lagi berkurban, progam kurabnesia dari DOmpet DHuafa bagus nih, perkebunannya luas dan tampak nyaman ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba sebentar lagi, tahun ini ada niat untuk berkurban kah mba, mungkin ada saudara yg atau mba sendiri yang mau, boleh loh beli kambing di dompet dhuafa

      Hapus
  14. Aku juga baru tau mba, ternyata kalo mau beli hewan kurban banyak juga yg harus diperhatiin.. Aku fikir cukup hanya memastikan kesehatannya aja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba semenjak ikut siciotrip kurbanesia kemarin, aku pun jadi banyak tahu tentang persyaratannya.

      Hapus
  15. dengan ada nya dompet dhuafa, penyaluran hewan qurban jadi bisa meluas seluruh Indonesia. Tentu juga terpercaya jadi umat merasa aman dan nyaman karena qurbannya disalurkan dengan baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas selain penyalurannya tepat sasaran, kualitas hewan ternaknya juga bagus, karena proses quality controlnya sangat ketat.

      Hapus
  16. Wah udah blog ketiga yang aku liat bahasannya dompet duafa. Keren euy. Program kecenya makin eksis. Jadi makin yakin sama program qurban dompet duafa. ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe terimakasih mba...iya programnya sangat bagus, benar-benar memuliakan kaum dhuafa.

      Hapus
  17. Wah aku baru tahu Mba, kalau Dompet Duafa itu sudah ada di luar negeri, sampai Amerika lagi.

    BalasHapus
  18. Seru banget ya Mbak udah gitu kita bisa bawa pulang nanas banyak banget

    BalasHapus