Rabu, 23 Mei 2018

Menyongsong Takdir Kejayaan Indonesia di Tahun 2020

Untuk semua warga Indonesia, sudah siapkah kita menyambut kebahagiaan atas Takdir Kejayaan Indonesia di tahun 2020 nanti ?

Sudah banyak cita-cita dan harapan untuk Indonesia yang sangat kita cintai ini, Negara kesatuan Republik Indonesia, tanah air kita, tanah tempat kita dilahirkan dan tanah tempat kita mengais rejeki dari mulai nenek moyang kita sampai cucu dan cicit kita nanti.

Cita-cita dan harapan masyarakat merupakan tujuan yang ingin di wujudkan oleh Negara Indonesia, sudah sejak dari dulu. Namun siapa yang bisa atau akan mewujudkannya?
Apakah pemerintah, orang-orang kaya yang ada di Indonesia, atau mungkin kita sendiri?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan selalu muncul dalam benak kita. Tentunya semua orang sangat mempunyai potensi untuk membuat Indonesia maju dan berkembang kearah yang lebih baik. Karena ladang kemakmuran di Indonesia sudah tertanam dari sejak dulu, dan telah dirawat dengan cinta oleh nenek moyang kita.

Aku pernah baca salah satu buku cerita tentang islam, tapi aku lupa judulnya. Didalam buku tersebut diceritakan ada salah satu wilayah yang diberi kesempurnaan dengan segala sumber kehidupannya.

Dimulai dari iklim cuaca, udara dan segala aspek kekayaan alam dan budayanya, yang diciptakan oleh sang Maha Pencipta dengan sangat indah dan kaya akan kelestarian alamnya.

Wilayah tersebut terpecah belah menjadi pulau-pulau kecil dikarenakan adanya letusan gunung yang disusul dengan goncangan bumi yang sangat dahsyat serta terjadinya badai angin dan hujan sehingga menggelapkan seluruh dunia.

Kemudian terjadilah banjir besar yang menenggelamkan satuan pulau dan memisahkan pulau tersebut menjadi beberapa bagian sehingga akhirnya terbentuklah pulau pulau baru.

Dengan terpisahnya pulau pulau tersebut maka terciptalah keaneka ragaman budaya dan suku. Namun walaupun terpisah bukan berarti bangsa atau wilayah tersebut tercerai berai, mereka tetap menjadi satu kesatuan dalam Negara yang disebut Negara Republik Indonesia.



Pulau pulau tersebut dipisahkan oleh perairan yang menyimpan banyak sekali kekayaan alam didasar lautnya. Dari mulai keanekaragaman biota laut yang bisa dijadikan sumber kehidupan oleh bangsanya, dan juga kelestarian alam lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Contoh kekayaan alam kelautan Indonesia pernah aku bahas di blog aku sebelumnya. 

Baca juga : Lindungi Nelayan Indonesia Dengan Payung Hukum Koperasi Perikanan

Dalam tulisan blog tersebut kita bisa tahu bahwa masih banyak hal yang seharusnya menjadi sorotan Negara ini, terutama untuk masalah perekonomian yang selalu melanda negeri kita. 

Jika kita bisa memanfaatkan kelestarian alam dengan baik, seharusnya Indonesia menjadi salah satu Negara terkaya di Dunia. Contohnya dari 1 sumber kekayaan saja, misalnya kelautan. Ada satu sumber penghasilan besar namun luput dari pandangan kita.

Hanya sebagian warga Indonesia yang tahu dan pernah menikmati rasa khas dari salah satu makanan ikan yang diolah menjadi makanan ternikmat bahkan makanan ini sudah sampai ke negeri sebrang.

Makanan ini dianggap remeh dan tidak bernilai, aku mengetahui makanan ini sudah dari sejak kecil. Makanan sederhana namun terasa sangat nikmat dilidah, sehingga bisa membuat orang yang makan pun bisa berkali-kali mengisi ulang nasi dipiringnya.

Apakah nama makanan tersebut ?

IKAN ASIN

Yess…ikan asin merupakan makanan dari warisan para leluhur Indonesia. Dimana pada jaman dahulu, nenek moyang kita berhasil mengembangkan sebuah kearifan lokal, dengan memanfaatkan nilai geografis dari hasil perikanan.


Perpaduan dari industri garam dan ikan-ikan yang diawetkan, sehingga terciptalah Ikan Asin. Ada berbagai macam ikan asin yang tersebar diseluruh pelosok di Indonesia. Dan beberapa hari yang lalu aku baru mengetahui bahwa ikan asin ternyata sudah tersebar pula sampai keluar negeri. 


Bermacam-macam jenis Ikan Asin

Melalui bapak Kafi Kurnia, aku baru mengetahu bahwa ikan asin sudah merambah luar negeri. Bapak Kafi adalah salah seorang yang perduli akan kearifan lokal bangsa Indonesia. Lalu beliau memprakarsai sebuah Platform Digital yang diberi nama “SEMBUTOPIA”.

Kafi Kurnia (pendiri Sembutopia) 

SEMBUTOPIA merupakan suatu kumpulan ide ide sederhana untuk memberikan motivasi bagi warga Indonesia, dengan bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih, terbebas dari segala macam penyakit serta dapat berperan serta dalam mengembangkan ide untuk mengembangkan kearifan lokal bangsa Indonesia.

Selain bapak Kafi juga ada beberapa orang yang merasa perduli akan kebudayaan alam Indonesia, diantaranya :


  1. Kanti Janis seorang pengacara, Novelis dan Aktifis Perempuan
  2. Premita Fifi seorang Novelis dan Aktifis Perempuan
  3. Raja asdi seorang Aktifis dan Sineas
  4. Fritz Simanjuntak seorang Pemerhati Olahraga dan Ahli Komunikasi
  5. Adya Novali seorang Atlit Binaraga
  6. Iwan SJP seorang Ahli Komunikasi


Tokoh Masyarakat (Dok. Pribadi) 

Mereka semua menghimbau kita para jurnalis dan blogger untuk berperan serta menjadi bagian dari orang-orang yang perduli akan kemajuan bangsa Indonesia melalui karya tulis yang kita buat.

Dari penjelasan Bapak Kahfi, aku juga mengetahui bahwa Ikan Asin menjadi bahan dasar makanan yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan rasa makanan yang luar biasa enak.

Seperti contoh di Negara Hongkong, ada salah satu restoran yang menyajikan nasi goreng dengan rasa yang sangat enak, lalu kemudian diketahui bahwa bumbu rahasiannya adalah ikan asin.

Sedangkan di Jepang ada ikan teri asin yang dijadikan cemilan dengan rasa yang gurih dan nikmat. Serta di Itali juga ada makanan Pizza yang disajikan dengan topping ikan asin.

Waahh….di Indonesia sendiri bahkan belum ada ya Pizza rasa ikan asin. Hhmm….hal ini menunjukan bahwa di Indonesia sendiri ikan asin masih dianggap remeh, padahal seluruh dunia sudah mengakui bahwa cipta rasa ikan asin sangat mewah.

Nah dari contoh cerita diatas maka kita bisa menilai bahwa harga dari sebuah kearifan lokal di Indonesia bisa menjadi sumber kekayaan yang sangat bisa kita manfaatkan untuk mewujudkan takdir kejayaan Indonesia dimasa yang akan datang.

Oleh sebab itu, dimulai dari kita sebagai generasi penerus bangsa harus menjadi pelopor untuk mengembangkan budaya kearifan lokal tersebut, sehingga bisa diakui di seluruh manca Negara bahwa Ikan Asin tersebut berasal dari kebudayaan kita.


Tokoh Masyarakat (dok. Pribadi) 

Jangan sampai cipta budaya di Indonesia tercuri lagi, karena kita selalu mengabaikan atau menganggap remeh dari hasil budaya lokal tersebut. Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan kekayaan alam Indonesia agar tercipta Takdir Kejayaan Indonesia di tahun 2020. 

25 komentar:

  1. dua tahun lagi ya mudah-mudahan benar terealisasi ^^

    BalasHapus
  2. Saya yakin Indonesia bisa mewujudkan Takdir Kejayaan 2020, hal pertama yang kita harus lakukan adalah mengkonsumsinya di keluarga kita dahulu.

    BalasHapus
  3. Ikan asin tuh enak banget ya.
    Sayang ga bisa makan banyak-banyak, kasian mulutnya. :D

    BalasHapus
  4. Ehh, lihat ikan asin jadi lapeer..
    Doh dimakan sama nasi anget plus sambal, nikmatnyaa
    Lhoo, malah ngebahas ikan asiin nih hhHAhaa

    BalasHapus
  5. Hmmm 2020 dah benTr lagi.. gw masih sangsi sebenrnya haha. Kata orang sih 2045 malah 100 thn indonesia merdeka. Tapi ya kt harus optimis dong yaaa

    BalasHapus
  6. Teri asin balado sama kacang kan enak. Duh masih lama ya maghribnya hihi

    BalasHapus
  7. Semoga segala cita dan visi Indonesia 2020 bisa terealisasikan ya mba. Aamin

    BalasHapus
  8. Cakep ini tulisannya, setuju takdir kejayaan Indonesia itu nggak boleh tenggelam ya apalagi banyaknya sosmed. Ikan asin harusnya makin happening.

    BalasHapus
  9. Saya suka ikan asin yg digoreng sampai garing

    BalasHapus
  10. Ikan asin yg kecil terus digoreng kering...yummy...

    BalasHapus
  11. Indonesia juara.. indonesia majuu

    BalasHapus
  12. aku suka beberapa ikan asin tpi yang dagingnya bersih dan segar. kadang ada ikan asin yang dijual agak kurang bersih dipasaran ya mba

    BalasHapus
  13. Ikan asin dengar-dengar bukan budaya asli Indonesia, tapi kemudian berasimilasi sesuai kultur masyarakat Indonesia setempat. Ide aplikasinya bagus dan patut didukung. Salam hangat mba Mely:)

    BalasHapus
  14. Aku pikir orang bule enggak doyan ikan asin loh mba. Ternyata disana malah olahan makanan dari ikan asinnya jauh lebih variatif ya..

    BalasHapus
  15. anchovy sama kaya ikan teri gak sih mbak? pernah liat resep masakan kl gak ada anchovy makenya ikan teri hihihi

    BalasHapus
  16. Ikan asin tuh makanan yang bikin nafsu makan kita bertambah

    BalasHapus
  17. 2020...2 tahun dari sekarang. Semoga Indonesia dapat bangkit dan berjaya dengan kearifan lokal yang dimiliki.

    BalasHapus
  18. Keren banget, ikan asin sudah mendunia. Indonesia kalau soal makanan nggak ada matinya memang. Tiap sudut tempat pasti ada makanana khas.

    BalasHapus
  19. waaah ikan asin! Indonesia itu kaya lho ya kalau pintar memanfaatkan segala yang ada. Sayangnya udah pada diakui asing :(

    BalasHapus
  20. Keren, ikan asin sudah masuk pasar mancanegara. Ga cuma nasi goreng dan rendang

    BalasHapus
  21. Liat ikan asin kesukaan aku duh...

    BalasHapus
  22. Jika kita tidak mengembangkan budaya ke arifan lokal maka akan tergerus zaman dan menghilang

    BalasHapus
  23. Aku doyan banget ikan asin pakai nasi hangat, sambal terasi, plus kerupuk. Hmm.. sederhana tapi nikmat bisa nambah terus

    BalasHapus
  24. 2020 bentar lagi ya, semoga bisa terwujud takdir kejayaan indonesia, dukung yg terbaik buat negeri tercinta yeaaay

    BalasHapus