Kamis, 15 Februari 2018

Gadis Berkerudung Merah Dalam Meet Me After Sunset

Hallo teman aku kembali lagi untuk mereview film Indonesia bergenre anak Remaja….

Ngomong-ngomong mau tau engga, kenapa aku lebih banyak atau sering mereview film Indonesia dalam blog ini? 
Karena memang aku suka film-film Indonesia yang saat ini sedang marak di dunia perfilman. Sebagai warga Indonesia yang baik dan selalu setia sama produk-produk Indonesia, tentunya kita harus dukung juga dong produksi perfilman Indonesia.

Kalo bukan kita siapa lagi, iya kan. Jangan sampe kayak jaman aku masih remaja dulu, perfilman Indonesia sempat vakum, karena mungkin film-film yang ditampilkan juga kurang bermutu atau tidak layak di tonton dan tidak mencerminkan sebagai tontonan anak remaja.

Namun aku bersyukur sekarang, karena mulai beberapa waktu terakhir ini, perfilman Indonesia memberikan tontonan yang pantas atau bagus untuk ditonton anak-anak remaja. Akan tetapi bukan hanya remaja saja loh yang menikmatinya, kalangan usia dewasa pun banyak yang menggemarinya.

Salah satunya adalah film yang beberapa waktu lalu aku tonton dalam Press Screening bersama Blogger Crony Community dan para awak media lainnya, pada tanggal 9 Februari 2018 yang bertempat di CGV Grand Indonesia. Film ini berjudul “Meet Me After Sunset”, yang disutradarai oleh Daniel Rifki dan dibintangi oleh Aghata Chelsea, Maxime Bouttier, Billy Davidson, Yudha Keling, Iszur Muchtar, Feby Febiola dan lain-lain.



Film Meet Me After Sunset ini merupakan produksi MNC Picture dan menurutku jalan ceritanya cukup unik, dari awal menonton sudah agak susah untuk menebak, ada berbagai macam pertanyaan dalam benakku, apa yang terjadi? Kenapa begitu ? Dan  apa hubungan antara orang yang satu dengan yang lainnya.

Diawal cerita dikisahkan suatu keluarga yang terpaksa harus berpindah tempat tinggal dari Jakarta ke sebuah daerah perkampungan yang sangat indah. Daerah tersebut berada di wilayah Kabupaten Bandung, tepatnya daerah Ciwidey. Hohoho….pantesan sepertinya sudah tidak asing lagi melihat suasananya.

Keluarga tersebut mempunyai anak tunggal bernama Vino yang diperankan oleh Maxime Bouttier. Awalnya Vino tidak menyukai tempat tinggal barunya, karena sangat berbeda sekali dengan kehidupan di Kota Jakarta. Ya jelas lah anak remaja seumuran Vino, akan merasa tidak betah tinggal di daerah yang sepi seperti itu.

Hingga pada suatu malam, Vino melihat seorang perempuan yang diperankan oleh Agatha Chealsea, dengan memakai kerudung merah, tepatnya sih jubah merah. Perempuan itu terlihat bahagia berjalan ditengah sawah sambil membawa Lentera dan bernyanyi sambil menari-nari dengan dikelilingi kunang-kunang malam.

Indah banget lihatnya, sampai Vino pun berusaha mendekat dan memanggil, namun anehnya perempuan itu menghilang ditelan kabut. Nah seperti yang aku katakan diatas, ternyata perkiraanku tentang jalan cerita ini sama sekali berbeda dan susah untuk ditebak, seperti yang aku bilang juga, sangat unik.

Kemudian keesokan harinya saking penasaran Vino melihat perempuan itu lagi dan mencoba untuk mengikutinya dan memberanikan diri untuk berkenalan, tapi tak diduga perempuan itu malah melempar serbuk lada ke matanya Vino dan lari menjauh.

Tapi Vino tidak pantang menyerah, lalu Vino bertanya pada salah seorang teman disekolah bernama Dadang yang diperankan oleh Yudha Keling. Dadang bercerita kalo perempuan itu bernama GADIS dan mengatakan pada Vino bahwa dia telah menyukai orang yang salah.

Perempuan itu dianggap aneh oleh warga kampung sekitar, karena selalu keluar hanya pada malam hari saja. Sampai pada suatu hari, mamanya Vino yang diperan kan oleh Febi Febiola meminta Vino untuk diantarkan kerumah tetangganya yang letaknya tidak jauh dari rumahnya, niatnya hanya ingin berkenalan sebagai tetangga baru, sambil membawa hantaran kue.

Setelah sampai ke rumahnya, Vino terkejut ternyata rumah itu adalah rumah salah satu Gurunya Vino yang diperankan oleh Izhur Muchtar di sekolah barunya. Sampai disini lagi-lagi aku bilang kalo film ini memberikan banyak kejutan yang tidak disangka-sangka.

Saat sedang melihat-lihat isi rumah pak Guru, Vino secara tidak sengaja melihat Jubah Merah yang selalu dipakai perempuan berkerudung merah tersebut yang tak lain adalah Gadis. Oke sampai disini tentu pembaca akan menebak, apa hubungannya antara Gadis dan pak Guru tersebut, iya kan?

Lalu saking penasarannya, saat Vino kembali lagi ke rumah Pak Guru atau Gadis, ada seorang pemuda dengan memakai seragam penjaga hutan yang diperankan oleh Billy Davidson bernama Bagas, sering terlihat memasuki rumah Gadis ketika siang hari.


Pemeran Vino, Gadis, dan Bagas (dok.pri)

Hhhhmmm….apa ya hubungan antara anak perempuan tersebut dengan pemuda Penjaga Hutan dan pak Guru? Mau tau kelanjutan ceritanya? Mending nonton aja filmnya yang akan tayang 22 Februari 2018 mendatang oke. Kalo diceritain semua disini ga seru dong, pokoknya akan banyak hal-hal yang tidak disangka-sangka dalam cerita di film ini.



Oh iya, film ini aman loh untuk di tonton anak 13 tahun ke atas, jadi buat para bunda yang mau nonton, bisa ajak anak-anak remajanya ya.

Oke selamat menonton "Meet Me After Sunset" di Bioskop kesayangan anda…..ssstttt jangan lupa ajak aku ya kalo mau nonton. hehehe.....

2 komentar:

  1. Wahh asik nih ada film khas remaja. Pemerannya kece-kece lagi ya...nonton ah tanggal 22 Februari

    BalasHapus
  2. Filmnya beda banget ya mba dari film percintaan lainnya ..

    BalasHapus