Sabtu, 12 Agustus 2017

Pentingnya Asupan Nutrisi Dan Dukungan Ayah Untuk Ibu Menyusui

Berbicara tentang ASI dan Menyusui membuat aku teringat kembali pada saat perjuanganku dalam memberikan ASI untuk kedua anakku. Tentunya hampir semua ibu punya keinginan untuk memberikan ASI Eksklusif, namun tidak semua ibu menyusui diberi rejeki mempunyai ASI yang melimpah. Contoh halnya aku sendiri, aku ingin memberikan ASI Eksklusif untuk kedua anakku tapi ASI ku tidak keluar banyak.

Anakku yang pertama agak susah untuk disusui, karena puting yang kecil, membuat dia kesusahan untuk menyedot, jadi dia selalu menangis setiap kali kuberi ASI. Selain itu juga, karena pengetahuan ku yang minim tentang cara pemberian ASI yang baik. Jadi ASInya tidak terlalu banyak keluar dan aku gagal memberikan full ASI untuk anakku, terpaksalah ku campur dengan susu formula.Namun karena sudah merasakan enaknya susu formula, setiap kuberi ASI anakku menolak dan malah terus menangis.

Sedangkan pada anakku yang kedua, aku 
sudah mulai mengerti tentang asupan makanan yang baik dan bagus untuk ASI, banyak yang menyarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran juga susu untuk ibu menyusui bahkan sampai meminum air rendaman kacang hijaupun aku lakukan. Tapi tetap ASI ku tidak bisa keluar banyak, walaupun sudah dipompa, ASI tetap keluar sedikit. Baru sekali menyusui saja, ASInya sudah tidak keluar lagi, namun anakku yang kedua ini tidak rewel, setiap selesai minum ASI, dia pasti tertidur pulas berjam-jam, awalnya aku pikir sudah kenyang. Tapi ternyata Setelah 3 minggu melahirkan, aku cek berat badan anakku tidak bertambah, dari situ aku panik dan aku berikan lagi tambahan susu formula.

Akhirnya lagi-lagi aku gagal dalam pemberian ASI Eksklusif, dan lagi-lagi aku beri tambahan susu formula untuk anakku yang kedua, dengan tujuan agar berat badannya bertambah. Namun 3 bulan kemudian ASInya malah semakin berkurang, dan akhirnya anakku juga menolak untuk diberi ASI lagi. Lalu proses pemberian ASI hanya bertahan 3 bulan saja, begitupun juga dengan anakku yang pertama.

Produk Prenagen (dok. Pribadi) 

Walaupun pengalaman menyusuiku tidak lama atau tidak sampai ke tahap 6 bulan atau bahkan sampai 2 tahun, tapi di laman ini aku mau berbagi informasi untuk para ibu menyusui, yang mau atau sedang menyusui dan mempunyai pengalaman yang sama dengan aku yaitu ASI tidak keluar banyak. 

Saranku berusahalah terus untuk memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan atau kalo bisa sampai 2 tahun. Karena ASI merupakan Nutrisi terbaik, terlengkap dan berkualitas, karena nutrisi yang cukup dan baik akan berpengaruh pada tumbuh kembang dan keceriaan anak. Namun jika kualitas ASI kurang bagus maka gizi anak tidak bisa terpenuhi. Oleh sebab itu seorang ibu menyusui harus memperhatikan asupan makanannya juga kondisi hati seorang ibu harus bahagia, jangan stres atau banyak memikirkan masalah. Jadi disinilah pentingnya peran seorang ayah untuk mendukung ibu yang sedang menyusui.

Pentingnya Asupan Makanan Untuk Ibu Menyusui

Menurut penjelasan Dr. Yolanda Safitri, MPH (M) seorang Konselor Lactasi dari Bunda International Clinic, yang aku jumpai dalam acara memperingati Pekan ASI sedunia yang di selenggarakan oleh HaiBunda.com dan PRENAGEN. Menurut beliau, ibu menyusui membutuhkan kalori yang ekstra karena ibu menyusui dapat membakar kalori sampai 500 kalori setiap satu kali menyusui. Tambahan nutrisi bisa didapatkan melalui makanan seperti sayur bayam, Brokoli, Keju dan susu untuk menyusui, dengan mengkonsumsi makanan ini maka dapat meningkatkan Kalsium dan Zat Besi untuk ibu dan anaknya. Selain makanan tersebut sumber Nutrisi lainnya ada di suplemen Susu Prenagen Lactamom, karena susu Prenagen Lactamom mengandung Vitamin B2 dan B12 yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI dan juga Omega 3, Omega 6 dan DHA untuk perkembangan otak si kecil.

Prenagen Lactamom juga mengandung Zat Besi dan Asam Folat, dimana zat besi nya sudah di mikroenkapsulasi (diperkecil dan dilapisi) sehingga dapat mudah diserap oleh tubuh. karena zat besi, vitamin B12 dan asam folat berfungsi untuk memproduksi sel darah merah yang dapat mencegah anemia untuk ibu menyusui, karena energi ibu menyusui banyak terkuras. Jadi asupan makanan untuk ibu menyusui memang harus menjadi prioritas utama.

Dr. Yolanda seorang Konselor Lactasi (dok. Pribadi) 

Masih menurut Dr. Yolanda, ibu ASI dan menyusui itu berbeda, yang dimaksud dengan ibu ASI adalah ASI yang di pompakan dan diberikan pada bayi dengan media botol susu yang steril sedangkan Ibu Menyusui adalah memberikan susu secara langsung dari payudara ibu sendiri. dari kedua hal ini yang paling diajurkan adalah, ibu yang memberikan langsung dari payudaranya, karena kualitas ASI yang diberikan masih fresh dan steril, dan yang paling penting ada Bonding atau ikatan langsung dari ibu ke anaknya, karena hal ini akan berdampak positif untuk anaknya. Selain anak akan merasa nyaman dan tenang, juga akan mempunyai sifat kasih sayang dan percaya diri serta yang paling penting adalah adanya ikatan bathin yang kuat anatar ibu dan anak.

Pentingnya Peran Ayah Untuk Ibu Yang Sedang Menyusui

Selain asupan makanan bernutrisi yang aku jelaskan diatas, ibu menyusui juga harus mendapat dukungan dari suami atau Ayah. Karena ibu menyusui biasanya mengalami fase dimana dia harus sering terbangun tengah malam dan mengalami permasalahan yang sering terjadi pada saat menyusui seperti, puting lecet, bayi rewel, bayi kuning (hiperbilirubinemia), dan berat badan bayi turun, tentunya semua hal ini membuat ibu menjadi stres dan khawatir. Nah hal-hal seperti ini yang bisa menyebabkan ASI menjadi drop. Oleh sebab itu disinilah seorang Ayah harus membantunya, seperti memberikan support dan perhatian yang lebih untuk istrinya.

Seperti pengalaman yang diceritakan oleh ibu muda dan cantik yaitu mba Ilma Rineta sebagai Co-Founder Circle Of Mom. Ibu muda ini berusia 27 tahun dan sudah mempunyai 4 orang anak, dalam waktu yang berdekatan, wow bisa dibayangkan dalam usianya yang masih muda, dia harus mengasih 4 orang anaknya, satu orang anak perempuan dan 3 orang anak laki-laki. mba Irma bercerita bahwa pertama menyusui, ASInya keluar cuma sedikit, tapi karena dia bersikeras mau memberi ASI untuk anaknya, maka mba Ilma selalu memompa ASInya setiap 3 jam sekali. dan suaminya selalu membantu memijat punggungnya saat sedang memompa atau menyusui. karena kan dengan menyusui selain bagus untuk ibu dan bayi juga bagus untuk suami karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk beli susu formula.

Ilma Rineta sebagai Co-Founder Circle Of Mom (dok. Pribadi) 

Oleh sebab itu untuk semua para ayah, dukung lah istrinya yang sedang menyusui anaknya, beri support untuk terus bersemangat dalam menyusui, jaga perasaannya karena biasanya, ibu yang baru melahirkan akan mengalami yang namanya Baby Blues.

Jadi saranku untuk ibu-ibu yang sedang atau akan menyusui, jangan patah semangat jika ASI keluar sedikit, pompa lah terus sampai mendapatkan ASI yang lebih banyak, lalu perhatikan asupan makanannya dan jangan sampai stres agar kualitas dan kuantitas ASI dapat terjaga dengan baik dan keuntungan lainnya selain hemat juga dapat terhindar dari penyakit Kanker Payudara dan Kangker Ovarium. Aduh jangan sampe deh yaaa….

Oh ya keuntungan lainnya lagi karena adanya pembakaran kalori setiap kali menyusui, bisa membuat tubuh ibu menjadi langsing dan sehat. Harapanku semoga kelak jika aku mempunyai anak lagi, aku akan berjuang lagi untuk memberikan ASI Eksklusif. Aamiin Ya Robbal Allamiinnn….bantu doa ya teman-teman, Terimakasih.



Untuk keterangan lebih lanjut klik link :
Instagram : @prenagenworld 

4 komentar:

  1. Anggota mending asi langsung bagi ibu yang tidak bekerja, karena ga repot Momoa, taro Frezee lalu panaskan. Tapi jika ASI berlebih tetap harus di pompa ya supaya tidak terbuang percuma

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iua betul mba ria, harus dipompa. Jujur saya suka iri kalo liat temen2 yang ASI melimpah, bisa berbotol2 sekali pompa. Hebat pokoknya.

      Hapus
  2. Prenagen Juice ini saya suka, soalnya mengandung Buah Delima asli yg kaya vitamin dan asam folat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh saya juga suka, suka konsumsi juga waktu masih menyusui dulu. Tapi tetep mau di tambah minum apapun ASI saya keluarnya cuma dikit.

      Hapus