Selasa, 22 Agustus 2017

Cerita Dibalik "Betawi Dalam Lukisan" Karya Sarnadi Adam

Lukisan adalah cerminan pemikiran seseorang yang di tuangkan ke dalam suatu gambar dan menjadi suatu karya seni yang indah untuk dinikmati. Lukisan juga bisa digambarkan menjadi sebuah cerita, menggambarkan karakter seseorang dan menggambarkan keadaan atau situasi yang sedang terjadi, juga bisa menggambarkan kecintaannya pada budaya dan keindahan alam.

Seperti saat ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 72, Hotel Aston Marina Ancol yang bekerjasama dengan Merpati Training Center dan didukung juga oleh media partner yaitu Woman Radio dan Media Kelapa Gading, menggelar suatu karya seni lukis Pameran Tunggal Karya Sarnadi Adam. Pameran tunggal ini bertema "Betawi Dalam Lukisan" yang digelar pada tanggal 15 - 25 Agustus 2017, dengan tujuan untuk memberikan apresiasi kepada seniman lukis Bapak Sarnadi Adam, karena beliau adalah seorang seniman berkebangsaan Indonesia yang melukis salah satu kebudayaan bangsanya sendiri yaitu Budaya Betawi.


Bapak Sarnadi Adam dan Karya Lukisnya 

Hal tersebut disampaikan pula oleh Bapak Poundra Hanutama, sebagai Manager Marketing Communications Hotel Aston Marina Ancol, bahwa "Dengan di gelarnya Pameran lukisan koleksi karya Sarnadi Adam ini, khususnya lukisan yang bertema Betawi dan kemerdekaan adalah untuk dinikmati oleh masyarakat, agar masyarakat Indonesia bisa menghargai dan mengapresiasi serta dapat menginspirasi budaya bangsa kita secara menyeluruh dan dapat memicu semangat kita untuk memperkuat karakter bangsa indonesia menjadi bangsa yang Merdeka." Dan jelasnya lagi "pameran ini juga merupakan program peduli kebudayaan Betawi dan Indonesia, serta dalam upaya pengembangan Kebudayaan Betawi."

Pembukaan pameran lukisan ini juga di hadiri oleh para pejabat DPD RI dari berbagai daerah yaitu :
  1. Ketua DPD RI Bapak Dr. Oesman Sapta Odang
  2. Anggota DPD RI DKI Jakarta Bapak Dailami Firdaus
  3. Anggota DPD RI Sumatera Utara Bapak Parlindungan Purba
  4. Anggota DPD RI Jawa Barat Bapak Aceng fikri
  5. Anggota DPD RI Kalimantan Timur Bapak Muhammad  Idris
  6. Ketua Kadin Propinsi DKI Jakarta Bapak Edi Kuntandi
  7. Direktur Utama Merpati Training Center Bapak Alfandi Yuniar Lutfi
  8. Presiden Manajer Aston Marina Ancol Bapak Ahmad Nur Ardan
  9. Ketua Umum Gerakan kebangkitan Betawi Bapak DR. H. Ashari
  10. Senator Nusa Tenggara Barat 
Para Pejabat DPD RI dari berbagai Daerah (dok. Pribadi) 

Tentang Bapak Sarnadi Adam

Sarnadi Adam adalah salah satu seniman lukis milik masyarakat Betawi yang lahir pada tanggal 27 Agustus 1956. Selain sebagai seorang pelukis, beliau juga adalah seorang Dosen di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negri Jakarta. Karya-karya lukisnya sudah banyak menerima penghargaan, antara lain dari Pemda DKI Jakarta yaitu sebagai pelukis terbaik Jakarta pada tahun 2000, dan juga penghargaan Satya Lencana Karya ke X tahun 2000 dan ke XX pada tahun 2011.

Beliau juga sering mendapat undangan untuk mengadakan pameran lukisan di beberapa Negara Eropa diantaranya Belanda, Amerika Serikat, Argentina dll. Nah dengan informasi ini, sudah jelas bukan, negara lain pun sangat menghargai karyanya, maka kita harus berterimakasih kepada Hotel Aston Marina Ancol dan Merpati Training Center yang sudah bekerjasama dalam menggelar Pameran lukisan ini.

Sambutan dari Bapak Sarnadi Adam (dok. Pribadi) 

Cerita dibalik "Betawi Dalam Lukisan"

Dalam melukis karyanya ini, Sarnadi Adam mempunya cerita bahwa beliau merasa harus mengangkat kehidupan budaya Betawi, juga memberikan apresiasi kepada perempuan Penari Betawi dan kepada para Nelayan Perempuan di pantai nelayan Jakarta Utara serta ingin menyampaikan pesan moril kepada Pemerintah Pusat agar bisa memberikan uluran tangannya untuk membudidayakan tradisi Budaya Betawi.

Lukisan budaya masyakat Betawi dan Nelayan Perempuan (dok. Pribadi) 
Khususnya untuk lukisan yang bertema perempuan ini, ada beberapa lukisan tentang penari Betawi dan Nelayan Perempuan, karena Sarnadi Adam sangat respek sekali terhadap perempuan Betawi, menurutnya mereka patut untuk diberi penghargaan karena mereka berjuang untuk keluarganya dalam mencari nafkah sekaligus merawat anak-anaknya. Disinilah yang menjadi tujuan utama Pelukis kelahiran Jakarta ini, dan ingin melestarikannya.

Penari Betawi dan Rumah Adat Betawi (dok. Pribadi) 
Dalam Pameran Tunggalnya ini ada 26 lukisan bertema tentang kebudayaan betawi yang dipajang di lobby hotel aston, untuk dinikmati para pengunjung hotel, baik yang menginap ataupun yang tidak menginap, jadi pameran ini terbuka untuk umum.

Selain dari maksud dan tujuan diatas, beliau juga ingin memberikan contoh kepada generasi muda penerus bangsa, untuk selalu melestarikan atau kalo bisa mempromosikan budaya kita sendiri yaitu budaya Indonesia. Agar supaya Indonesia mempunyai nama yang indah di Dunia, dan terkenal dengan keindahan alamnya dan keanekaragaman budayanya.

Untuk itu saya pribadi sangat berterimakasih sekali kepada Bapak Sarnadi adam juga Hotel Aston Marina Ancol dan Merpati Training Center yang telah dengan sukses menggelar Pameran Lukisan ini. Berikut ini ada sedikit penjelasan tentang kedua belah pihak penyelenggara tersebut, yaitu :

  • Hotel Aston Marina Ancol
Hotel Aston Marina Ancol mulai beroperasi sejak tahun 2008 dibawah naungan Archipelago International. Lokasi Hotel ini berada di Jantung Kota Jakarta yaitu di area Jakarta Utara, tepatnya di jalan Lodan Raya, berdekatan dengan Pantai Ancol. Jika dari Bandara Udara Soekarno Hatta, jarak tempuh hanya 25-30 menit untuk sampai ke lokasinya dengan menggunakan kendaraan mobil.

Hotel Aston Marina Ancol 
Desain Interior Hotel Aston Marina Ancol mengusung tema minimalis modern dengan nuansa warna coklat kayu. Ada sekitar 356 kamar yang terdiri dari tipe 1 - 3. Fasilitas untuk kamar hotel tentunya standar, sama dengan hotel lainnya. Namun di Hotel Aston ini ada beberapa fasilitas tambahan seperti adanya koneksi Wi-Fi di seluruh area hotel dan fasilitas antar jemput setiap hari untuk tujuan Ancol dan Mangga Dua. Fasilitas ini diberikan gratis untuk tamu hotel yang menginap.

Fasilitas lainnya yaitu di lantai dasar terdapat Restoran untuk tamu yang mau mengadakan meeting atau sekedar bersantai sambil menikmati hidangan dari mulai Breakfast, santap siang atau santap malam, ada 2 cafe yaitu Cumi-Cumi Cafe, Cium-Cium Bar & lounge dan tentunya ada lokasi yang bisa dijadikan tempat Bisnis yang berada disekitar Lobby Hotel.

Jadi suasana nyaman yang dihadirkan di dalam hotel ini tentunya sangat diminati para wisatawan asing maupun dalam negeri. Selain itu letak posisi hotel inipun berdekatan dengan lokasi pariwisata Pantai Ancol serta beberapa arena bermain yang berada di area Ancol.

  • Merpati Training Center
Merpati Training Center (MTC) ini diresmikan oleh Mentri Perhubungan pada tahun 1995. Dan merupakan cikal bakal dari Flight Safety Training Center (FSTC) yang berdiri pada tahun 1994. MTC adalah suatu pusat pelatihan yang memfasilitasi kebutuhan training internal PT.  Merpati Nusantara Airlines. Walaupun PT.  Merpati Nusantara Airlines ini sudah tidak beroperasi sejak Februari 2014 lalu, namun aktivitas pelatihannya tetap berlangsung di Merpati Training Center.

Merpati Training Center 

Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoprasian Pesawat Udara (DKUPPU) memberikan approval kepada PT. Merpati Nusantara Airlines untuk mengoprasikan Simulator Fokker F27 & CN 235. Namun Simulator Fokker ini tidak hanya untuk kebutuhan internal saja, melainkan bisa juga digunakan untuk training penerbangan lain yang menggunakan jenis pesawat tersebut.

Demikian informasi mengenai kedua perusahaan yang bekerja sama dalam menggelar Pameran Lukisan Tunggal Karya Sarnadi Adam ini. Semoga semua tujuan dari para penyelenggara dapat tercapai, demi untuk memajukan kebudayaan bangsa Indonesia.















This entry was posted in

16 komentar:

  1. Seru ya acaranya pengen kesana lagiii deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya seru banget, lukisannya keren semua

      Hapus
  2. Betawi dalam Lukisan menggambarkan kesederhanan ,lingkungan Dan kehidupan sehari Hari.

    BalasHapus
  3. Belum pernah lihat langsung pameran lukisan tp klo memperhatikan detil lukisan yg sering dipajang dibeberapa hotel, sudah sering sih. Lukisan itu sama seperti tulisan, bercerita ttg apa yg ada dibenaknya, sipelukis maksudnya. Spt Pak Sarnadi ini. Menceritakan Betawi melalui lukisannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul sekali mba dewi, seperti perasaan yang beliau tuangkan dalam lukisannya.oleh sebab itu lukisannya rata2 mempunyai cerita.

      Hapus
  4. Aku kuramg paham tentang lukisan, tapi suka tertarik dgn lukisan yg ada di cafe"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun ga terlalu paham sih,makanya kmrn beruntung bertemu langsung dengan sang pelukisnya.

      Hapus
  5. Kalau ditelesuri memang Betawi memiliki budaya yang kental ya mba dan banyak ragamnya. Pantas saja kalau ada yg menngabadikan dalam karya seni

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul banget, budaya turun temurun,dgn adanya pameran ini bertujuan untuk membangkitkan generasi penerus, untuk mengenal dan mempertahankan budaya betawi

      Hapus
  6. nggak nyangka kalau ternyata aliran betawi itu punya kekhasan sendiri dalam sebuah lukisan. bener bener memadu padankan unsur budaya yang kental dalam sapuan kuas di sebuah kanvas. sbgi seorang istri org betawi hahahaah saya mah bangga pisan.

    pas lihat gambar lukisannya cakep cakep gitu, pengen nyomot satu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waahhh iya yah, suamimu betawi asli ya mba, pas banget. Yok kita lestarikan kekayaan budayanya,biar suami tambah bangga juga.

      Hapus
  7. Saya bukan orang yang bisa menikmati nilai dari lukisan, setelah baca artikel ini saya jadi pengen coba ke museum untuk lebih dekat melihat lukisan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lukisan itu indah kalo kita nikmati secara seksama mba. Alangkah hebatnya para pelukis itu ya.

      Hapus
  8. Sebagai orang Betawi, jadi kebawa nostalgia nih kalau ke sini.

    BalasHapus